Image

Kesemrawutan Jakarta, Anies Sebut Gara-Gara Pembangunan yang Tak Terintegrasi

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 18:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 15 338 1814657 anies-sebut-pembangunan-jakarta-di-tangan-pemerintah-terdahulu-tak-terintegrasi-C7ZNZZMzm3.jpg Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Ant)
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyindir pembangunan pemerintah masa lalu yang dinilai banyak 'bertabrakan' dengan aturan yang ada. Sehingga tak aneh kalau banyak pembangunan yang tidak terhubung satu dengan yang lainnya dan menyebabkan kesemrawutan.

"Dampaknya banyak bagian kota yang tak saling terintegrasi, diikuti terjadinya pemusatan kegiatan perkotaan hanya di lokasi tertentu. Tanpa memperhitungkan daya dukung infrastruktur dan daya dukung sosial," kata Anies di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017).

(Baca Juga: Ketika Anies dan Prasetyo Berbalas Pantun di Paripurna DPRD DKI)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meyakini bila Ibu Kota di bawah komando Anies-Sandi dapat mengubah keadaan tersebut. Bahkan, ia akan menyediakan fasilitas bagi pecinta seni di Jakarta.

"Ibu Kota kita ini harus juga menata diri agar bisa menjadi pusat ekspresi seni dan kesenian. Jadikan kota ini ruang ekspresi yang indah, di mana para pekerja seni dan kebudayaan memancarkan karya-karya di berbagai lorong dan sudut kota," imbuhnya.

Lebih dalam, Anies menekankan, pihaknya tak hanya menghadirkan kemajuan kota saja, namun warganya pun bakal bahagia juga. Di mana, antar-warganya dapat saling menghargai tanpa ada yang dijatuhkan.

"Sebuah kota modern di mana warganya dapat mengaktualisasi diri tanpa harus menginjak-injak hak individu atau kelompok lainnya," tukasnya.

(Baca Juga: Tahun 2018, Pemprov DKI Pastikan Akan Naikkan Gaji Petugas PPSU)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini