Image

Pesan Bijaksana Mertua Sebelum Brigadir Firman Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata

Edy Siswanto, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 11:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 15 340 1814338 pesan-bijaksana-sang-mertua-sebelum-brigadir-firman-tewas-ditembak-kelompok-bersenjata-sk7Gsen9LW.jpg Brigadir Firman semasa hidup (Ist)

JAYAPURA - Mertua almarhum Brigadir Firman adalah mantan kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura, dr. Jhone Menangsang. Sebelum sang menantu tewas ditembak, dr. Manangsang memberi pesan bijak lewat percakapan di media sosial.

Percakapan di FB dr Manangsang dengan nama akun Jhon Manangsang kemudian viral. Percakapan itu berlangsung pada Senin malam sekira pukul 19.42 WIT. Dari percakapan itu, terungkap pula bahwa Brigadir Firman merupakan sniper.

"Tetap bijaksana, tetap menjadi sniper yang andalan yang pelurunya pakai peluru "cinta kasih", sebab ajaranku kepadamu anakku, kasihilah sesamamu manusia, seperti dirimu sendiri. Siapa sesamamu manusia itu, semua manusia ciptaan Tuhan adalah sesamamu. Termasuk yang disebut OPM!," kata Jhon Manangsang bertutur kepada menantunya Brigadir Firman.

Brigadir Firman dengan nama akun Firman SVT menjawab pesan itu. "Iya bapa, sy selalu ingat," jawabnya singkat.

Ternyata, pesan dr Menangsang tersebut menjadi pesan terakhir pada almarhum. Pagi tadi Brigadir Firman meninggal akibat tembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di mile 69 Tembagapura, Kabupaten Mimika. Rencananya, seusai dievakuasi dari Tembagapura, jenazah akan dibawa ke Timika untuk disemayamkan.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini