nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPU: Pilgub Sumut Telan Biaya Rp1,4 Triliun

Erie Prasetyo, Okezone · Rabu 15 November 2017 16:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 15 340 1814542 kpu-pilgub-sumut-telan-biaya-rp1-4-triliun-lBkew5nsXj.jpg Ilustrasi. Foto Okezone/Regita

MEDAN – Pemilihan Gubernur Sumatera Utara akan menelan biaya sebesar Rp1,4 triliun dan diharapkan bisa meningkatkan partisipasi pemilih hingga mencapai 95 persen.

Komisioner KPUD Sumut, Yulhasni mengatakan tahapan Pilgub Sumut telah dimulai sejak September 2017 kemarin.

"KPU Sumut juga telah melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Kerjasama Daerah (NPHD) sebesar Rp855 miliar bersama Pemprov Sumut," jelas Yulhasni di Medan saat berdiskusi dengan awak media, Rabu (15/11/2017).

Sementara Pemprov Sumut juga mengucurkan dana untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekira Rp300 miliar, dan untuk biaya keamanan yang dialokasikan ke TNI dan Polri sekira Rp300 miliar.

"Keseluruhan Pemprov Sumut telah menganggarkan dana mencapai Rp1,4 triliun untuk pelaksanaan pemilihan Gubernur Sumatera Utara tahun 2018 mendatang. Dengan biaya yang besar tersebut kita targetkan partisipasi pemilih mencapai 95 persen," tambahnya.

Menurutnya, alokasi dana yang cukup besar digunakan untuk pembentukan badan adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) serta Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS).

Selain itu biaya besar digunakan juga untuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan biaya kampanye pasangan calon Pilgub Sumut yang juga ditanggung KPUD Sumut.

Dengan besarnya biaya tersebut, KPUD Sumut memprogram setrategi agar tingkat partisipasi pemilih ikut tinggi. Salah satunya dengan sosialisasi langsung ke masyarakat.

Selain membuat program sosialisasi langsung dengan membuat kegiatan. KPUD Sumut juga bekerjasama dengan puluhan jurnalis dari berbagai media untuk mempublikasi kegiatan sosialisasi dan membuat berita edukasi tetang pentingnya pemilihan langsung.

"Pentingnya jurnalis untuk melakukan sosialisasi serta memmberikan pendidikan poltik agar masyarakat mau menggunakan hak nya untuk memilih. Kami harap pemberitaan media nantinya bisa membuat masyarakat peduli politik. Karena 1 suara menentukan nasib Sumut ke depan," tandas Yulhasni.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini