nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bekuk Bengong Cs, Polisi Berhasil Akhiri Puluhan Aksi Pembegalan dan Curanmor di Indramayu

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis · Sabtu 18 November 2017 20:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 18 525 1816449 bekuk-bengong-cs-polisi-berhasil-akhiri-puluhan-aksi-pembegalan-dan-curanmor-di-indramayu-H5JhTlHxBo.jpg Ilustrasi (FOTO: Okezone)

INDRAMAYU - Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu membekuk tujuh komplotan begal yang telah beraksi puluhan kali di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Dalam penangkapan, polisi terpaksa menembak tiga pelaku yang melawan saat hendak ditangkap petugas.

Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin memaparkan, tujuh pelaku itu adalah MK alias Abi alias Bengong (25 ), AH alias Bonding (24), Sur alias Gembung (31). Ketiganya merupakan warga Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Sedangkan IES alias Iyus (50), Tar (38), Dede (29) dan Wit (27) tinggal di desa-desa lain di sekitar Indramayu.

Menurut Fajarudin, para pelaku telah beraksi sebanyak 22 kali di 18 lokasi di jalur pantura Indramayu dan Cirebon. Empat pelaku di antara mereka merupakan spesialis curanmor di rumah kosong dan kos-kosan yang sudah 15 kali melakukan aksinya.

Fajarudin mengungkap, adapun modus para begal adalah dengan memepet para korban hingga korban terdesak. Para pelaku, dikatakan Fajarudi tak segan melukai korban dengan senjata tajam.

Untuk para pelaku curanmor, biasanya mereka beraksi dengan menggunakan kunci T. Mereka biasanya memilih waktu dan tempat tertentu, seperti wilayah pemukiman pada jam-jam sepi, dimana masyarakat lengah menaruh kendaraan.

"Para pelaku merupakan target operasi, bahkan dua pelaku adalah residivis. Dari tujuh pelaku, tiga kami tembak karena melakukan perlawanan saat ditangkap," tuturnya, Sabtu (18/11/2017).

Kini, lanjutnya, para pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Indramayu dan pihaknya masih memburu satu pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya. Dari para pelaku, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti alat kejahatan berupa sebilah golok, lima kunci leter T, STNK serta hasil kejahatannya berupa dua unit motor Yamaha Vixion dan motor Honda Vario 125.

"Akibat perbuatannya, para pelaku akan dikenakan Pasal 363 dan 365 tentang pencurian dengan kekerasan dan pencurian pemberatan dengan ancaman kurungan minimal tujuh tahun penjara," pungkasnya.

(ydp)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini