nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sempat Ada Gangguan Kelompok Bersenjata, Jokowi Tegaskan Pembangunan Papua Terus Digenjot

Febrianto, Jurnalis · Selasa 21 November 2017 06:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 20 337 1817392 sempat-ada-gangguan-kelompok-bersenjata-jokowi-tegaskan-pembangunan-papua-terus-digenjot-UWgOVufZjz.jpg

Sempat Ada Gangguan Kelompok Bersenjata, Jokowi Tegaskan Pembangunan Papua Terus Digenjot
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menegaskan akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur di Papua, walau belakangan ada kelompok kecil yang coba menganggu kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI.
Menurut Jokowi, adanya aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Tembagapura, Papua, hanya ingin menakut-nakuti warga di Tanah Cendrawasih.‎ 
"‎Kalau yang terjadi di Tembagapura itu kan KKB yang ingin membuat masyarakat takut. Tapi kan sudah diselesaikan," kata Presiden Jokowi di Jakata, Senin (20/11/2017).
Jokowi mengatakan, pembangunan infrastruktur di bagian timur Indonesia sangat tertinggal ketimbang wilayah barat dan tengah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sehingga, pemerintah melakukan sejumlah pembangunan di Papua.
Lebih jauh, Kepala Negara ingin mengapresiasi dan berterima kasih kepada TNI dan Polri yang telah membebaskan 1.300 warga dari sandra yang dilakukan KKB tersebut. Apalagi, operasi senyap yang dilakukan 13 prajurit Kopassus berhasil menyelamatkan warga tanpa adanya korban yang terluka.
"‎Dan saya ingin menyampaikan juga apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas nama rakyat kepada TNI dan Polri yang telah melakukan pembebasan sandera, masyarakat, tanpa ada yang cidera satupun masyarakat yang ada di sana," ujarnya. (feb)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menegaskan akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur di Papua, walau belakangan ada kelompok kecil yang coba menganggu kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Jokowi, adanya aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Tembagapura, Papua, hanya ingin menakut-nakuti warga di Tanah Cendrawasih.‎ 

"‎Kalau yang terjadi di Tembagapura itu kan KKB yang ingin membuat masyarakat takut. Tapi kan sudah diselesaikan," kata Presiden Jokowi di Jakata, Senin (20/11/2017).

Jokowi mengatakan, pembangunan infrastruktur di bagian timur Indonesia sangat tertinggal ketimbang wilayah barat dan tengah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sehingga, pemerintah melakukan sejumlah pembangunan di Papua.

Lebih jauh, Kepala Negara ingin mengapresiasi dan berterima kasih kepada TNI dan Polri yang telah membebaskan 1.300 warga dari sandra yang dilakukan KKB tersebut. Apalagi, operasi senyap yang dilakukan 13 prajurit Kopassus berhasil menyelamatkan warga tanpa adanya korban yang terluka.

"‎Dan saya ingin menyampaikan juga apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas nama rakyat kepada TNI dan Polri yang telah melakukan pembebasan sandera, masyarakat, tanpa ada yang cidera satupun masyarakat yang ada di sana," ujarnya. (feb)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini