nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Bisa Duduk, Bocah Penderita Kelainan Tulang Belakang Butuh Bantuan Dermawan

Zuhri Noviandi, Jurnalis · Senin 20 November 2017 11:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 20 340 1817015 alif-bocah-penderita-kelainan-tulang-belakang-butuh-biaya-pengobatan-VgE0QH9Bem.jpg Alif bersama kedua orangtuanya (Foto: Zuhri Noviandi/Okezone)

BANDA ACEH – Bocah itu terkulai lemas di atas pangkuan sang ibu. Sesekali matanya melirik ke arah pintu rumahnya. Tatapannya kosong, tidak ada senyuman. Muhammad Fajri Alif, bocah berusia enam tahun yang tak bisa bermain bersama anak-anak seumurannya. Alif menderita kelainan tulang belakang sejak lahir.

Imbasnya, Alif tidak bisa duduk normal. Punggungnya harus dipegang, bila ingin duduk. Jika tidak ia akan terjatuh. Saban hari, Alif hanya bisa tertidur dan dipangku oleh sang ibu.

Alif merupakan anak satu-satunya dari pasangan Nasrizal dan Wansabarliah, warga Gampong Tokoh II, Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten, Aceh Barat Daya. Sang Ayah berkerja sebagai buruh bangunan dan serabutan sementara ibunya sebagai ibu rumah tangga.

Keluarga Nasrizal merupakanwarga kurang mampu di desa setempat. Mereka tinggal di rumah bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Saat Okezone menyambangi rumahnya, sang ibu bercerita menginginkan Alif bisa normal seperti anak lainnya.

“Untuk duduk saja harus dipegang jika tidak Alif ngak bisa duduk karena akan langsung jatuh,” kata Wansabarliah.

 

Alif sempat menjalani terapi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien, Meulaboh, Aceh Barat. Namun tidak mengalami perubahan. Pernah dulu, Wansabarliah dan suaminya membawa Alif ke ke rumah sakit di Meulaboh untuk terapi tapi tidak ada kemajuan.

Kedua orangtua Alif ingin sekali membawa anaknya ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. “Ingin melihat Alfi bisa seceria anak lainnya. Tapi ya gimana, untuk makan saja susah apalagi biaya berobat selama di sana kita tidak punya uang,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang anggota dari Bloof For Life Fondation (BFLF), sebuah lembaga kemanusian di kabupaten setempat, Adi Bob, mengatakan pihaknya akan berusaha mendampingi proses pengobatan Alif. BFLF Aceh Barat Daya akan mencari donasi untuk biaya pengobatan seperti transportasi, biaya makan serta kebutuhan lainnya selama pengobatan.

“Kita sudah bertemu dengan orangtua Alif dan melihat langsung kondisinya. InsyaAllah, dek Alif akan kita usahakan untuk berobat ke Banda Aceh, tugas kita sebagai manusia itu berdoa dan berusaha tetapi tuhanlah yang punya kuasa,” ujarnya.

Adi menambahkan, untuk saat ini pihaknya telah menggelar penggalangan dana melalui media sosial. Ia berharap dengan aksi tersebut ada dermawan yang mau membantu. “Kita berharap dek Alif bisa melakukan pengobatannya. Maka kami mengajak bapak dan ibu semuanya khsususnya masyarakat dan pemerintah kabupaten Aceh Barat Daya untuk berdonasi agar Alif bisa berangkat berobat,” ucapnya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini