Jepang Dukung Keputusan AS Masukkan Korut ke Daftar Sponsor Terorisme

Djanti Virantika, Okezone · Selasa 21 November 2017 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 21 18 1817653 jepang-dukung-keputusan-as-masukkan-korut-ke-daftar-sponsor-terorisme-PFyJyKR7r8.jpg Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. (Foto: Reuters)

TOKYO – Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, menyambut baik keputusan Amerika Serikat (AS) memasukkan Korea Utara (Korut) ke daftar sponsor terorisme. Ia mendukung keputusan tersebut karena akan meningkatkan tekanan terhadap Pyongyang.

"Saya menyambut dan mendukung sebutan itu karena dapat memberikan tekanan kepada Korea Utara," ujar PM Abe kepada wartawan, sebagaimana dikutip dari The Straits Times, Selasa (21/11/2017).

Dengan keputusan yang diumumkan pada Senin 20 November 2017 itu, AS dapat menjatuhkan lebih banyak sanksi kepada Pyongyang. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Departemen Keuangan akan mengumumkan sanksi tambahan terhadap Korut pada Selasa 21 November 2017 waktu setempat.

BACA JUGA: Trump Kembali Masukkan Korut dalam Daftar Negara Sponsor Terorisme

Keputusan memasukkan Korut ke daftar sponsor terorisme itu dilakukan seminggu setelah Trump kembali dari perjalanannya ke lima negara ke Asia. Tur selama 12 hari itu memang memfokuskan pembahasan terhadap program nuklir dan rudal Korut.

"Selain mengancam dunia dengan kerusakan nuklir, Korut telah berulang kali mendukung tindakan terorisme internasional, termasuk pembunuhan di wilayah negara lain," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

"Penunjukan ini akan menjatuhkan sanksi dan hukuman lebih jauh kepada Korut dan orang-orang terkait dan mendukung kampanye tekanan maksimum kami untuk mengisolasi rezim pembunuh tersebut," lanjutnya.

Menurut orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu, penunjukan tersebut seharusnya telah dilakukan sejak lama. Sebab, tindakannya dapat mengancam keamanan di dunia. Selain Korut, AS telah terlebih dahulu memasukkan beberapa negara ke daftar hitam tersebut, beberapa di antaranya adalah Iran, Sudan, dan Suriah.

BACA JUGA: Senator Kirim Surat ke Deplu AS, Minta Korut Dimasukkan ke Daftar Negara Sponsor Terorisme

Program rudal dan nuklir Korut memang semakin mengkhawatirkan. Mereka bahkan berencana mengembangkan rudal yang mampu mencapai daratan AS.

Rezim Kim Jong-un juga kerap meluncurkan rudalnya ke negara-negara di sekitarnya. Dua rudal mereka pernah mendarat di wilayah Jepang. Beruntung, sistem antirudal Jepang aktif sehingga bisa bisa menghalaunya.

Tak hanya itu, pada 3 September Korut juga melakukan uji coba nuklir keenam yang paling dahsyat. Uji coba tersebut hingga memicu terjadinya gempa di Korut.

Menurut badan mata-mata Korea Selatan (Korsel), Korut dapat kembali melakukan uji coba rudal pada tahun ini. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki teknologi rudal jarak jauh dan meningkatkan ancaman terhadap AS. (DJI)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini