nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Liberal Arts, Jawaban untuk Siswa yang Bingung Tentukan Jurusan Kuliah

Elva Mustika Rini, Jurnalis · Selasa 21 November 2017 16:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 21 65 1817884 liberal-arts-jawaban-untuk-siswa-yang-bingung-tentukan-jurusan-kuliah-PbD3ntUm94.jpg Foto: usembassy

JAKARTA – Untuk siswa yang masih bingung menentukan jurusan kuliah, tak perlu khawatir. Pasalnya, sejumlah universitas di Amerika Serikat menawarkan liberal arts education atau seni liberal sebagai kurikulum yang dapat dijadikan solusi.

Menurut mahasiswa yang meraih gelar sarjananya di Wesleyan University, Satrio Wicaksono, perbedaan paling besar antara kuliah di Indonesia dan Amerika Serikat terdapat pada kurikulum pendidikannya. Mahasiswa yang juga menjadi kandidat Ph.D. Brown University menjelaskan, jika di Indonesia calon mahasiswa diharuskan memilih tiga prioritas jurusan saat pertama kali mendaftar, di Amerika, jurusan baru dipilih pada akhir tahun kedua (semester empat) menjadi mahasiswa.

“Dulu pas saya apply ke Amerika, guru saya bilang, ‘Satrio ke Amerika cuma mau belajar Seni, ya?’ Padahal, liberal arts jauh lebih luas daripada hanya belajar seni,” ungkap Satrio, kepada wartawan, Selasa (21/11/2017).

Liberal arts, papar Satrio, merupakan filosofi pendidikan di Yunani seperti dianut oleh Socrates, Aristoteles, dan Plato. Mahasiswa yang berkuliah pada universitas dengan kurikulum liberal arts diharuskan belajar pengetahuan umum termasuk science, social-science, cara berdebat, orasi, dan sebagainya.

“Yang diinginkan dari konsep liberal arts adalah untuk membentuk lulusan yang well-rounded dari banyak bidang. Kita belajar supaya kita bisa survive saat lulus. Karena ada penelitian, sebagian besar orang bekerja pada bidang di luar jurusannya.”

Liberal arts sebagai kurikulum memudahkan calon mahasiswa melakukan eksplorasi di segala bidang pada awal tahun kuliah. Setelah berkenalan dengan banyak hal, mahasiswa baru bisa menentukan jurusan yang paling ia minati pada akhir tahun kedua. Dengan sistem tersebut, mahasiswa tak lagi merasa bingung memilih jurusan yang paling mereka minati.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini