nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Bus ALS yang Masuk Jurang Segera Dipulangkan ke Keluarga, Ini Nama-namanya

Liansah Rangkuti, Jurnalis · Kamis 23 November 2017 17:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 23 340 1819335 korban-bus-als-yang-masuk-jurang-segera-dipulangkan-ke-keluarga-ini-nama-namanya-WKFhVY6j0T.jpg Ilustrasi

TAPSEL - Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) masuk jurang di Desa Hasobe, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut). Tiga orang tewas, empat luka berat, dan 25 luka ringan.

Ketiga korban tewas diketahui bernama Taufik, warga Suka Maju, Medan Johor, Kota Medan. Selanjutnya, Ahmad Khumafi (24), warga Desa Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal dan Bismas Sari, warga Desa Muara Tagor, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal.

"Rencananya akan dipulangkan semuanya hari ini ke keluarga masing-masing," ujar Kasat Lantas Polres Tapsel Muri Yasnal kepada Okezone, Kamis (23/11/2017).

Lebih lanjut dia mengatakan, korban yang mengalami luka berat ada empat orang. Mereka adalah Darwin Rambe (43), personel Brimob Detasemen C Sipirok, Tapsel. Selanjutnya, Winda Rangkuti (25), warga Desa Muara Tagor, Kabupaten Mandailing Natal; Harpah (50), warga Limau Manis Pasar 15 Tanjung Morawa; dan M Safii Siregar (43), warga Jalan Denai Medan, Kota Medan.

"Untuk korban yang mengalami luka ringan ada 25 orang," katanya.

Dia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi akibat kerusakan di bagian kemudi bus itu, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan arahnya. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di antaranya kernet bus itu. "Kami masih mencari sopirnya, karena dia kabur," tandas asat ketika ditemui di RSUD Sipirok.

Terpisah, Kepala Perwakilan PT ALS Mandailing Natal H. Nis'at Sidik Nasution mengatakan, korban yang berasal dari Desa Manyabar sudah dalam perjalanan untuk dipulangkan dan di serahkan kepada pihak keluarga.

"Tadi informasi yang saya dapat dari kantor direksi ALS Kepala pengangkutan Cabang Medan, korban yang dari desa Manyabar akan segera tiba di Panyabungan ini menggunakan ambulan RSUD Sipirok," tambah Sidik.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini