Image

Guru Dituntut Dapat Penuhi Kebutuhan Anak Didik Zaman Now

Agregasi Antara, Jurnalis · Minggu 26 November 2017, 15:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 25 65 1820477 guru-dituntut-dapat-penuhi-kebutuhan-anak-didik-zaman-now-jbTpYuw8JU.jpg Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Jasra Putra di Hari Guru Nasional mengingatkan para pendidik saat ini dituntut untuk memenuhi kebutuhan anak didik zaman kini.

"Selamat Hari Guru. Jadilah guru sebagai pendidik untuk anak-anak didik zaman now," kata Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak Jasra kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.

Ia mengatakan bahwa guru adalah salah satu penentu arah peradaban bangsa dalam memajukan dan meningkatkan mutu sumber daya manusia di suatu negara agar generasi bangsa bisa produktif dan bersaing.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini memiliki peluang besar bagi guru untuk bisa melakukan inovasi, strategi, dan teknik pengajaran bagi peserta didik zaman kini.

Kendati teknologi memudahkan pendidikan, Jasra berharap hal itu tidak justru menjadi penghalang untuk guru dan anak didik dalam menciptakan hubungan hangat dengan interaksi yang berkualitas.

"Pembelajaran zaman now yang menyenangkan dengan sumber informasi yang melimpah diharapkan tidak menjadi penghalang bagi guru dan murid untuk saling berinterkasi," katanya.

Namun, di lain sisi, kata dia, tantangan kemajuan teknologi tersebut juga berimbas terhadap perubahan perilaku siswa dan sistem sekolah yang kadang cenderung melahirkan kekerasan terhadap anak baik sebagai pelaku maupun korban, termasuk oleh guru dan tenaga kependidikan.

Kemajuan teknologi informasi, lanjut dia, bukanlah segalanya karena hingga saat ini sejatinya kualitas guru sebagai hal mendasar perlu ditingkatkan. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan profesionalitas guru agar bisa menghadirkan kultur sekolah ramah anak.

Dengan begitu, lanjut dia, guru bisa menjadi instrumen upaya deteksi dini agar kekerasan dalam satuan pendidikan tidak terulang. Pencetakan profesionalitas guru bisa dimulai dari lembaga perguruan tinggi yang menghasilkan sarjana calon para guru sesuai kebutuhan masa kini.

Dari banyak aspek, guru sejatinya memiliki tanggung jawab besar dalam bersumbangsih untuk pengembangan karakter diri sehingga bisa menjadi suri teladan peserta didik, masyarakat, dan bangsa.

Pemerintah dalam hal tersebut, kata dia, perlu untuk mendorong peningkatan dan pengembangan keterampilan pendidikan, wawasan keilmuan, dan berkarya ilmiah guru.

Maka, untuk mencapai itu juga pemerintah harus memiliki komitmen yang kuat dalam melakukan program pemberdayaan guru, termasuk memperhatikan soal kesejahteraanya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini