Image

Kerja Keras, Ini yang Dilakukan CEO Baru Volvo untuk Kembangkan Bisnisnya

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Senin 27 November 2017, 16:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 27 15 1821304 kerja-keras-ini-yang-dilakukan-ceo-baru-volvo-untuk-kembangkan-bisnisnya-2lrUjvFyZR.jpg Ilustrasi Foto: Reuters

SWEDEN – Andres Gustafsson, CEO baru Volvo Cars di Amerika Utara kini sedang beristirahat di kantor pasca menghabiskan waktu 30 hari pertama di jalan. Diketahui, Gustafsson menemui 300 pengecer Volvo di seluruh AS, demi menyusun strategi ritel jangka panjang dari produsen mobil asal Swedia tersebut.

Tujuan Gustafsson, untuk meyakinkan dealer tentang peran mereka dalam masa depan Volvo sebagai teknologi mandiri dan terhubung ke pasar, juga membidik toko-toko di layanan berlangganan baru perusahaan tersebut, Care by Volvo.

"Kami bukan perusahaan mobil terbesar di dunia, tapi kami cepat. Jika kita cepat menerapkan gagasan baru di pasar, kita perlu menyertakan mitra kami, pengecer kami," ungkap Gustafsson.

Baca Juga: Mendebarkan! Automatic Emergency Breaking Volvo Cegah Truk Tabrak Seorang Anak

Baca Juga: Akuisisi Terrafugia, Volvo Siapkan Mobil Terbang di 2019

 

Volvo juga mengumumkan bagaimana peran Gustafsson yang memimpin operasi pembuat mobil Amerika pada Agustus lalu, menggantikan Lex Kerssemakers yang menjadi wakil presiden senior untuk wilayah Eropa, Timur Tengah dan Afrika. Dia resmi memulai pekerjaan barunya pada Oktober.

Sebelum terpilihnya Gustafsson, produsen mobil tersebut memperkenalkan Care by Volvo pada September lalu, saat peluncuran XC40 compact SUV.

Tak hanya Volvo, layanan ini juga diusungkan oleh merek mewah lainnya seperti Cadillac dan Porsche. Gustafsson sebelumnya juga mengatakan bahwa beberapa dealer Volvo pada awalnya mewaspadai program semacam itu, karena melihatnya sebagai pertanda dimulainya akhir model ritel otomotif tradisional.

“Tentu mereka khawatir, setiap pengecer di industri ini sangat peduli. Ini benar-benar konsumen yang menentukan masa depan. Pertanyaan kami adalah, kami tidak akan melakukan ini tanpa pengecer kami,” jelas Gustafsson.

Gustafsson menambahkan bahwa secara keseluruhan, pengecer Volco telah optimis tentang masa depan bisnis, dengan 90% berinvestasi atau renovasi. Demikian dinukil dari Automotive News, Senin (27/11/2017).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini