Image

Mahasiswa Ciptakan Aplikasi Virtual Reality untuk Calon Pembeli Apartemen

Agregasi Antara, Jurnalis · Kamis 30 November 2017, 08:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 29 65 1822545 mahasiswa-ciptakan-aplikasi-virtual-reality-untuk-calon-pembeli-apartemen-XHPMQ3VAkK.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

SURABAYA - Mahasiswa Program Kekhususan Multimedia Universitas Surabaya (Ubaya) Ekaguna Gustiawan membuat aplikasi dari teknologi Virtual Reality (VR) untuk membantu calon pembeli apartemen membayangkan interior properti secara visual.

"Aplikasi ini bernama Good Room Architectual Visualization. Alasan membuatnya itu karena saat melihat pameran apartemen di beberapa pusat perbelanjaan biasanya tidak terdapat showroom unit yang bisa dilihat oleh calon pembeli," kata Eka sapaan akrabnya saat ditemui di kampus setempat, baru-baru ini.

Dalam aplikasi itu, ada lima macam ruangan yang ditampilkan yaitu ruang tamu, kamar tidur utama, kamar tidur tamu, kamar mandi, dan dapur. Secara teknis, pemakaian aplikasi teknologi VR ini pada dasarnya menggunakan dua alat yaitu kacamata Virtual Reality dan layar kecil atau layar smartphone yang bisa dimasukkan ke dalam kacamata VR.

"Aplikasi ini dapat berputar 360 derajat sehingga pengguna dapat melihat keseluruhan isi ruangan ketika berjalan memutar," kata mahasiswa kelahiran Kota Rangkat, Riau ini.

Namun, Eka mengakui jika dalam beberapa kesempatan sebagian orang mungkin akan merasakan pusing ketika memakai kacamata VR dalam jangka waktu yang lama, sehingga menambahkan alat pendukung lain berupa joystick controller.

"Pengguna tidak perlu menggerakan kepala ketika ingin mengubah posisi ruangan pada aplikasi. Mereka dapat berpindah posisi, berganti ruangan atau mengganti warna dengan joystick controller," ujarnya.

Joystick controller dapat digunakan untuk mengganti warna pada sofa, tekstur interior ruangan dan lantai, serta berpindah lokasi ruang di dalam apartemen dengan tipe luas 56 meter persegi.

Selain itu, alat VR box yang digunakan akan menentukan kualitas pengalamanan para pengguna. Eka menuturkan bahwa semakin tinggi kualitas gear yang digunakan, maka gerakan yang dihasilkan pun akan semakin tidak patah-patah. Hal ini juga dapat mengurangi motion sickness yang mendera para pengguna awam.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini