nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kunjungi Bangladesh, Paus Fransiskus Mohon Ampun ke Pengungsi Rohingya

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 01 Desember 2017 23:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 01 18 1823887 kunjungi-bangladesh-paus-fransiskus-mohon-ampun-ke-pengungsi-rohingya-Z38cEp5PXa.JPG Paus Fransiskus menjabat tangan seorang pengungsi Rohingya di Bangladesh (Foto: Osservatore Romano/Reuters)

DHAKA – Setelah berupaya menghindari kata ‘Rohingya’ selama berkunjung ke Myanmar, Paus Fransiskus akhirnya menggunakan kata tersebut ketika berkunjung ke Dhaka, Bangladesh. Kata tersebut digunakannya saat bertemu 16 orang pengungsi dalam sebuah pertemuan lintas agama di Dhaka.

BACA JUGA: Paus Fransiskus Berangkat ke Myanmar untuk Bahas Rohingya Bersama Suu Kyi

Kepada belasan orang itu, Paus Fransiskus mengatakan bahwa ‘Rohingya saat ini bisa disebut sebagai kehadiran Tuhan di dunia’. Pemimpin Tertinggi umat Katolik Roma itu mengucapkan kata Rohingya di luar naskah resmi pidatonya dalam pertemuan lintas agama tersebut.

“Demi nama semua orang yang menyiksa, menyakiti Anda, saya memohon pengampunan. Saya memohon agar Anda berbesar hati untuk memberikan kami pengampunan,” ujar Paus Fransiskus kepada 16 orang pengungsi Rohingya tersebut, melansir dari BBC, Sabtu (2/12/2017).

Pria asal Argentina itu dikritik oleh banyak kelompok pembela kemanusiaan karena menolak menggunakan kata Rohingya saat berkunjung ke Myanmar. Paus Fransiskus sebelumnya sudah diingatkan oleh Keuskupan Agung Myanmar agar jangan menggunakan kata tersebut.

BACA JUGA: Bertemu Paus Fransiskus, Jenderal Myanmar Tekankan Tidak Ada Diskriminasi Agama

Sebagaimana etnis Rohingya, umat Katolik di Myanmar juga minoritas. Penyebutan kata ‘Rohingya’ bisa saja berujung penyiksaan kepada umat Katolik mengingat petinggi-petinggi Myanmar, terutama militer, tidak mau menggunakan istilah tersebut, termasuk Penasihat Negara Aung San Suu Kyi.

Bangladesh adalah negara kedua yang disambangi Paus Fransiskus dalam kunjungan ke Asia selama sepekan. Sebelum menemui perwakilan pengungsi Rohingya, pria bernama asli Jorge Mario Bergoglio itu menahbiskan 16 orang uskup dalam misa terbuka di Taman Suhrawady Udyan, Dhaka.

“Saya paham banyak dari kalian yang datang dari jauh, untuk sebuah perjalanan yang memakan waktu lebih dari dua hari. Terima kasih atas keramahan kalian. Itu menunjukkan cinta yang Anda miliki bagi Gereja,” ujar Paus Fransiskus kepada para hadirin.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini