Ini Dampak Abu Vulkanik Gunung Agung Jangka Panjang

Nurul Hikmah, Okezone · Sabtu 02 Desember 2017 20:58 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 02 340 1824183 ini-dampak-abu-vulkanik-gunung-agung-jangka-panjang-3n40EaPnII.jpg Gunung Agung (foto: Antara)

KARANGASEM - Saat ini Gunung Agung masih terus aktif, bahkan sempat berhari-hari wilayah Kabupaten Karangasem dihujani abu. Dan saat ini sudah banyak tanaman yang mulai mati dampak abu vulkanik Gunung Agung.

Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, Devy Kamil Syahbana mengatakan, dampak abu vulkanik ada dua macam. Dampak jangka pendek yaitu semua tanaman mati perlahan-lahan bahkan bisa hangus. Sementara jangka panjang tanah yang kena abu vulkanik akan subur.

"Material abu ini dampaknya dalam jangka pendek ya dapat merusak tanaman bahkan bisa menghanguskan bila dalam jarak relatif dekat dengan kawah," ungkapnya di Karangasem, Sabtu (2/12/2017).

Microtremor Gunung Agung Terekam Meningkat Sepanjang 12 Jam Terakhir

 (Baca Juga: Gunung Agung Kembali Hasilkan Gempa Over Scale Selama 22 Menit)

Selain itu juga bisa merusak lahan pertanian, dan pastinya menganggu pernafasan bila kehirup manusia.

"Ketika ada abu vulkanik kami harapkan masyarakat dapat selalu membawa masker, kacamata dan berpakaian panjang," katanya.

 Ketika Turis-Turis Asyik Merekam Aliran Lahar Hujan Gunung Agung di Desa Muncan

Abu vulkanik ini dalam pertikelnya bersifat korusif dan bahaya untuk kulit mata dan sistem pernafasan. Menurutnya, bila dilihat dalam jangka panjang abu vulkanik ini bisa jadi investasi.

"Kalau jangka panjang ini satu investasi. Kedepannya ini menjadi tanah yang subur," paparnya.

 (Baca juga: PVMBG: Volume Lava di Kawah Gunung Agung Masih 20 Juta Meter per Kubik)

Dia menjelaskan, bahwa untuk recovery tanah tersebut tergantung dengan lamanya erupsi Gunung Agung.

"Abu-abu ini akan terbawa hujan dan terserap oleh tanah mineral yang datang dari perut bumi. Dimana dia mengandung zat yang dibutuhkan agar tanah itu menjadi subur," paparnya.

 

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini