nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Masih Intai Indonesia 3 Hari ke Depan

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 04 Desember 2017 19:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 04 337 1825021 waspada-bmkg-prediksi-cuaca-ekstrem-masih-intai-indonesia-3-hari-ke-depan-hyp5OmOPed.jpg BMKG ramalkan soal kondisi cuaca ekstrem tiga hari ke depan (Foto: Taufik Fajar)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memprediksi bahwa Siklon (badai) Tropis Cempaka dan Dahlia telah luluh atau hilang di wilayah Indonesia. Namun, selama tiga hari ke depan sebagian wilayah Indonesia, masih berpotensi cuaca ekstrem.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, walaupun Siklon Tropis Cempaka dan Dahlia sudah luluh. Namun, selama tiga hari ke depan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Indonesia.

"Dalam tiga hari ke depan, masih terdapat beberapa potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang dan gelombang laut tinggi di sebagian wilayah Indonesia," ujar Dwikorita kepada wartawan di Kantor BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).

(Baca Juga: 3 Orang Tewas Karena Bencana Alam di Medan, BMKG Imbau Warga Waspadai Angin dan Petir)

Dwikorita menjelaskan, cuaca ekstrem ini akan berdampak di sebagian wilayah Indonesia, seperti hujan lebat di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Papua. Sedangkan angin kencang 20 Knot di Aceh dan Sumatera Utara.

"Untuk cuaca ekstrem gelombang laut dengan ketinggian laut 2.5- 4.0 meter di perairan utara Pulau Sabang, perairan utara dan barat Aceh, perairan Pulau Simeulue- Kepulauan Mentawai, Samudera Hindia Belanda Sumatera, perairan utara Kepulauan Anambas-Natuna, Samudera Hindia Selatan, Jawa Tengah hingga Jawa Timur," ungkapnya.

Dengan adanya hal tersebut, Dwikorita mengimbau masyarakat yang daerahnya rawan agar meningkatkan kewaspadaaan atas potensi banjir maupun longsor. Kewaspadaan juga harus ditingkatkan terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang atau roboh.

"Tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat atau petir, waspadai kenaikan tinggi gelombang. Waspada hujan lebat disertai angin kencang yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil. Dan menunda kegiatan penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda," pungkasnya.

(Baca Juga: Banjir Rendam 4.833 Rumah di Kota Tebingtinggi)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini