nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bea Cukai Kudus Sita 2 Juta Batang Rokok Ilegal dalam 2 Pekan

Agregasi Antara, · Senin 04 Desember 2017 17:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 04 512 1824955 bea-cukai-kudus-sita-2-juta-batang-rokok-ilegal-dalam-2-pekan-t5QAlpoPQV.jpg Ilustrasi

KUDUS - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kudus, Jawa Tengah, menyita sebanyak 960.000 batang rokok tanpa dilekati pita cukai pada Selasa 28 November lalu.

Menurut Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus Iman Prayitno, penindakan tersebut merupakan hasil pengembangan informasi yang diperoleh dari masyarakat tentang adanya pengiriman barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau yang diduga ilegal.

Selanjutnya, kata dia, Tim Seksi Intelijen dan Penindakan KPPBC Kudus melakukan operasi tertutup di jalan yang menghubungkan Jepara-Kudus, Jepara-Pati, dan Jepara-Demak.

Akhirnya, lanjut dia, sekitar pukul 00.40 WIB, tim Seksi Intelijen dan Penindakan mendapati truk barang yang dicurigai mengangkut rokok tanpa dilekati pita cukai berjalan menuju ke arah Semarang melalui Jalan Raya Kudus-Demak.

Selanjutnya, kata dia, Tim Intelijen dan Penindakan KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus melakukan penghentian terhadap truk bernopol AB 8251 AC tersebut di jalan untuk dilakukan pemeriksaan awal.

Dari hasil pemeriksaan, katanya, ditemukan barang bukti berupa rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) tanpa dilekati pita cukai.

Untuk keperluan lebih lanjut, kata dia, truk beserta barang bukti diamankan di kantor Cukai beserta sopir kendaraan berinisial N (29) dan kernet berinisial R (21) untuk dimintai keterangannya lebih lanjut.

Adapun total nilai barang yang disita petugas mencapai Rp960 juta. Sementara potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sekitar Rp362,88 juta.

Sepekan sebelumnya, KPPBC Kudus juga berhasil mengungkap kasus serupa di Jalan R. Agil Kusumadya Kudus. Total rokok yang disita sebanyak 1,21 juta batang rokok dengan nilai barang sekitar Rp1,21 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp440,9 juta.

Dengan pelanggaran tersebut, pelaku dapat dijerat dengan UU nomor 11/1995 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 39/2007 tentang Cukai dengan ancaman pidana penjara satu hingga lima tahun dan denda dua hingga 10 kali lipat nilai cukai yang seharusnya dibayar.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini