Image

Khofifah Maju Pilgub Jatim, Menteri Puan: Presiden Akan Segera Beri Arahan

Reni Lestari, Jurnalis · Selasa 05 Desember 2017, 14:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 05 337 1825414 khofifah-maju-pilgub-jatim-menteri-puan-presiden-akan-segera-beri-arahan-5ulFr1PEv7.jpg Menko PMK, Puan Maharani (foto: Antara)

BOGOR - Menteri Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengaku belum mendengar keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai rencana majunya Khofifah Indarparawansa di Pilgub Jawa Timur 2018.

Menteri Sosial itu sebelumnya telah menyampaikan surat pemberitahuan akan maju ke perebutan kursi Jatim 1 melalui surat yang dikirimkan ke Kementerian Sekretariat Negara.

"Itu prerogatif Presiden. Jadi itu Presiden yang akan memutuskan dan saya juga belum dengar bagaimana hasilnya," kata Puan di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (5/12/2017).

(Baca juga: Khofifah Maju di Pilgub Jatim, Mensos Baru Harus Punya Jiwa Sosial Tinggi)

Namun Puan meyakini arahan presiden tentang Khofifah akan disampaikan dalam waktu dekat mengingat pendaftaran calon kepala daerah oleh KPU juga akan segera dibuka.

"Jadi kita tunggu saja bagaimana kelanjutannya. Nanti tentu saja dalam waktu dekat presiden akan memberikan arahannya," ujar dia.

Puan melanjutkan, keputusan Khofifah untuk mundur dari jabatan menteri atau hanya mengambil cuti tidak disampaikan kepada dirinya sebagai menteri koordinator yang membawahi.

"Enggak ke saya, karena kan Bu Mensos pembantu Presiden. Saya hanya mengkoordinasikan," imbuh Puan.

(Baca Juga: Soal Khofifah, Istana: Di UU Pilkada Tak Diatur Menteri Nyagub Harus Mundur)

Ditanya mengenai tugas Khofifah sebagai menteri di tengah kegiatan politik jelang pencalonan sebagai Gubernur Jawa Timur, Puan mengatakan sejauh ini belum terganggu.

"Fokus, fokus, fokus. Sampai sekarang pun tadi di rapat beliau menyampaikan hal-hal yang sesuai dengan tupoksinya," tutup dia.

Diketahui, Khofifah akan maju ke Pilgub Jatim menggandeng Bupati Treggalek Emil Dardak. Pasangan ini sudah menerima dua surat rekomendasi, yakni dari Partai Demokrat dan Partai Golkar.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini