Image

Mendikbud Sambangi Siswa yang Merokok di Jalan

Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa 05 Desember 2017, 17:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 05 65 1825584 mendikbud-sambangi-siswa-yang-merokok-di-jalan-BD0Sn0LSA5.jpg Foto: Dok UMM

JAKARTA – Saat hendak rapat ke Istana Bogor, Selasa (5/12/2017), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy harus menghentikan mobilnya sebentar di jalanan depan sebuah SMK. Pasalnya, ia melihat segerombol siswa sedang asyik merokok.

Ia lalu keluar dan menyapa mereka semua. Sontak, para siswa kaget dihampiri seorang menteri, Mendikbud pula. Tidak yakin dengan sosok familier itu, sebagian siswa inisiatif memeriksa mobil Toyota Innova dan membenarkan plat nomor RI 27 sebagai mobil dinas Mendikbud.

Delapan siswa tersebut lantas mematikan rokok di tangannya dan menyalami Mendikbud. Saat ditaya sedang apa di luar sekolah pada jam pelajaran, salah satu siswa, Ibnu Arrosyid menjawab dusah selesai ujian akhir semester.

"Kalau sudah selesai ujian sebaiknya belajar untuk ujian besok atau pulang membantu orang tua. Jangan bergerombol dan merokok begini, kurang produktif," ujar Mendikbud. Kekhawatirannya beralasan, sebab seorang pelajar pernah tewas di kabupaten Bogor akibat perkelahian beberawpa waktu lalu.

Sebab itu, Menteri yang juga guru besar Universitas Negeri Malang ini mengingatkan mereka untuk tidak mudah terpancing perkelahian. Usia muda, menurut Muhadjir, sangat menentukan untuk memperbanyak bekal di masa depan.

"Jangan digunakan untuk hal-hal negatif, perbanyak aktivitas positif," pesannya

Uniknya, usai menasehati para siswa dan menyuruh mereka pulang, Mendikbud merogoh sakunya. Uang sebesar Rp100.000 diberikannya kepada masing-masing siswa.

“Jangan buat beli rokok ya,” tukas Mendikud.

Ini bukan pertama kalinya Mendikbud berhenti spontan menemui siswa. Ia memang sering membagikan buku bacaan cerita rakyat saat berkunjung ke daerah-daerah. Tidak hanya itu, Mendikbud juga kerap kali melakukan apel pagi atau upacara bendera pada setiap Senin di sekolah-sekolah yang dipilihnya secara acak. Tujuannya, jelas Mendikbud, untuk menjaga kedekatan dan memotivasi siswa di Indonesia, juga memupuk nasionalisme.

Kedatangan Mendikbud ke Bogor hari ini ialah menghadiri rapat di Istana bersama Presiden Joko Widodo dan jajaran Kabinet Kerja. Ia juga menyempatkan hadir dalam peluncuran Program Studio Pendidikan Guru PAUD di STKIP Muhammadiyah Bogor.

(elv)

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini