Pasca-Kematian Mantan Presiden Yaman, Arab Saudi Lancarkan Serangan Udara untuk Tekan Houthi

Putri Ainur Islam, Okezone · Rabu 06 Desember 2017 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 06 18 1826108 pasca-kematian-mantan-presiden-yaman-arab-saudi-lancarkan-serangan-udara-untuk-tekan-houthi-MesRpjt88E.jpg Dampak serangan udara di Yaman. (Foto: Reuters)

SANAA - Sebuah operasi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi melancarkan serangan udara di Yaman saat gerakan bersenjata Houthi memperketat cengkeramannya di Ibu Kota Sanaa setelah membunuh mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh.

Arab Saudi dan sekutunya melakukan penyerangan sehari setelah putra Ali Abdullah Saleh, Ahmed Ali Saleh, berjanji untuk memimpin sebuah serangan melawan Houthi. Sebelumnya sebuah klaim berasal dari stasiun televisi (TV) asal Arab Saudi juga mengatakan bahwa Ahmed Ali menyerukan pembalasan dendam terhadap kelompok yang didukung oleh Iran tersebut.

BACA JUGA: Putra Mantan Presiden Yaman Akan Balas Dendam atas Kematian Ayahnya

Dilansir dari Reuters, Rabu (6/12/2017), intervensi yang dilakukan oleh Ahmed Ali, pria yang sempat digadang-gadangkan sebagai penerus ayahnya, memberi gerakan anti-Houthi tokoh potensial setelah seminggu pertempuran yang membuat Houthi menghancurkan mengalahkan pendukung Saleh di Sanaa.

Perang yang terus yterjadi di Yaman antara Houthi yang bersekutu dengan Iran dan menguasai Sanaa melawan aliansi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi yang mendukung sebuah pemerintahan, diklaim oleh PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

BACA JUGA: Mantan Presiden Yaman Dibunuh Karena Tinggalkan Houthi dan Memihak Arab Saudi

Awalnya Saleh memilih untuk membantu Houthi menguasai sebagian besar wilayah utara negara itu, termasuk Sanaa. Namun Saleh beralih dan meninggalkan Houthi dalam sepekan terakhir. Hal tersebut adalah perubahan paling dramatis di medan perang selama bertahun-tahun. Tak terima dengan pengkhianatan tersebut, Houthi dengan cepat menyerang kelompok pro-Saleh dan membunuh tak ragu-ragu juga membunuh Saleh.

BACA JUGA: Ali Abdullah Saleh, Presiden Pemersatu Yaman yang Berakhir Tragis

Ahmed Ali mengatakan bahwa dia akan menghadapi musuh-musuh Yaman dan membela kemanusiaan serta akan melenyapkan orang-orang yang mencoba untuk melenyapkan identitas Yaman.

Yaman merupakan negara yang dikenal yang paling miskin di Semenanjung Arab. Selain itu, Yaman dikenal sebagai salah satu daerah paling keras dalam perang proxy antara Arab Saudi dan Iran, yang juga mendukung pihak-pihak yang berlawanan di Suriah, Irak, dan tempat-tempat lain di Timur Tengah.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini