Image

PDIP Minta Menlu Retno Galang Dukungan Tolak Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel

Apriyadi Hidayat, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 16:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 07 18 1826761 pdip-minta-menlu-retno-galang-dukungan-tolak-pengakuan-yerusalem-ibu-kota-israel-M2Gd6mA6sP.jpg Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Dok. Okezone)

DEPOK - Keputusan kontroversial diambil oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait status Yerusalem. Kota Suci Tiga Agama itu diakui oleh Negeri Paman Sam sebagai Ibu Kota dari Israel. Atas pernyataan itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto pun mengecam klaim yang dinilai sepihak Amerika itu.

"PDI Perjuangan mengecam klaim sepihak Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Israel. Mendukung sepenuhnya kemerdekaan Palestina yang mencakup wilayah Yerusalem Timur adalah konsistensi sikap politik PDI Perjuangan. Kita diajarkan bahwa hakikat kemerdekaan ialah hak segala bangsa, dan solusi atas Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan harus melibatkan Palestina, tidak bisa dilakukan sepihak," ungkap Hasto, Kamis (7/11/2017).

Hasto menambahkan, sikap PDI Perjuangan tersebut selain berakar kuat dari perintah konstitusi, juga berpihak dari sejarah di mana Konferensi Asia Afrika telah memberikan legitimasi yang kuat bagi Palestina untuk diperjuangkan sebagai negara yang merdeka seutuhnya.

“Bahkan pada tahun 1962, Bung Karno secara konsisten menolak kehadiran Israel dan Taiwan dalam Asian Games tahun 1962, meski dengan konsekuensi dikeluarkan dari Komite Olimpiade Internasional. Bung Karno tidak tunduk pada tekanan tersebut, malah berinisiasi membentuk Games of The New Emerging Forces (GANEFO) sebagai tandingan olimpiade tersebut. Betapa bangganya kita sebagai bangsa dengan ketegasan dan kedaulatan politik seperti itu," bebernya.

Untuk itu, PDI Perjuangan meminta Pemerintah RI melalui Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi agar secepatnya menggalang dukungan internasional, dan melalui PBB agar mengeluarkan resolusi menolak klaim Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Israel.

“Upaya mendukung Kemerdekaan Palestina seutuhnya harus menjadi pegangan seluruh diplomasi internasional yang dilakukan Pemerintah Republik Indonesia. Pada saat bersamaan upaya Presiden Donald Trump memindahkan Kedubesnya di Yerusalem Timur untuk tidak dilakukan terlebih dahulu guna mencegah ketegangan lebih lanjut,” katanya.

Hasto lantas menugaskan Fraksi PDIP di Komisi I DPR RI agar mengambil tindakan aktif dan progresif guna menjalankan sikap partai tersebut.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini