Image

AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, PBNU Desak PBB Sahkan Keanggotaan Palestina

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 16:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 07 18 1826801 as-akui-yerusalem-ibu-kota-israel-pbnu-desak-pbb-sahkan-keanggotaan-palestina-w1tcVuWFtC.jpg PBNU mendorong agar PBB segera mengesahkan keanggotaan Palestina (Foto: Harits/Okezone)

JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi mengumumkan bahwa Negeri Paman Sam resmi mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Pengumuman tersebut langsung menimbulkan kontroversi di berbagai belahan dunia.

Menyikapi hal tersebut Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan beberapa sikap mengenai pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem yang dianggap semakin berpotensi membuat situasi dunia semakin panas dan menjadi konflik.

“Sikap Presiden Amerika Donald Trump yang menyatakan bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel merupakan suatu tindakan yang akan mengacaukan dan merusak perdamaian dunia. Sikap tersebut akan membuat situasi dunia semakin panas dan mengarah kepada konflik yang tidak berkesudahan,” ujar Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017).

Helmy juga menyatakan bahwa sikap PBNU sangat mengecam keras tindakan pengakuan yang secara sepihak memindahkan Ibu Kota Israel menjadi Yerusalem. Lebih lanjut, PBNU juga mendorong pemerintah Indonesia untuk ikut serta dalam mengenai konflik ini.

“Mendorong pemerintah Indonesia untuk ikut serta dan proaktif dalam membantu problem yang terjadi di Palestina. Pemerintah Indonesia memiliki peran sangat strategis untuk menjadi penengah yang bisa memediasi dinamika politik yang sedang terjadi,” tegasnya.

Selain itu, Helmy juga menuturkan bahwa PBNU juga mendesak agar pihak Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) untuk memberikan dan mengesahkan keanggotaan negara Palestina menjadi anggota resmi PBB.

"Kita juga mendesak agar PBB memberikan hak yang serata kepada negara palestina sebagai rakyat dan negara yang merdeka," pungkasnya.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini