Image

HISTORIPEDIA: John Lennon Tewas Ditembak Penggemarnya

Jum'at 08 Desember 2017, 06:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 07 18 1827031 historipedia-john-lennon-tewas-ditembak-penggemarnya-Du9NSlueAk.jpg John Lennon. (Foto: Getty Images)

PENTOLAN grup musik legendaris The Beatles, John Lennon, tewas ditembak penggemarnya sendiri di New York City, Amerika Serikat (AS), tepat hari ini pada 1980. Artis berusia 40 tahun ini sedang berjalan memasuki apartemen mewahnya di Manhattan saat Mark David Chapman menembaknya dari jarak dekat sebanyak empat kali menggunakan senjata revolver kaliber 38.

Lennon mengalami pendarahan hebat dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Chapman diketahui berdiri di lokasi kejadian selama satu hari sampai ia ditangkap. Setelah mendapat kabar kematian Idolanya, para penggemar John Lennon berjaga-jaga di luar apartemen. Sebuah aksi berkabung juga diadakan penggemarnya di seluruh dunia.

Seorang psikiater menyebut Chapman memiliki gangguan mental dan menginstruksikan petugas untuk menahannya di rumah sakit jiwa. Namun, Chapman mengakui kesalahannya dan dihukum 20 tahun penjara di Attica, New York. Otoritas setempat menolak pembebasan bersyarat Chapman pada 2000 dengan alasan penembakan dilandasi oleh kebutuhannya untuk diakui.

John Lennon merupakan penyanyi dan penulis lagu yang membuat The Beatles menjadi grup musik terpopuler pada abad ke-20. Selain itu, pemimpin band Paul McCartney dan kedua anggota lainnya juga menulis dan menyanyikan lagu mereka sendiri.

Band yang berasal dari Liverpool itu mendapat pengaruh musik rock and roll dan mengguncang Inggris pada awal kemunculannya dengan lagu ‘Please Please Me’ pada 1963. “Beatlemania”, julukan penggemar grup tersebut, menyebar ke Amerika Serikat setelah “I Wanna Hold Your Hand” dirilis pada 1964 disusul sebuah tur sensasional di negara tersebut.

Kesuksesan The Beatles terus berlanjut. Albumnya terjual jutaan kopi, melakukan tur keliling dunia, dan juga membintangi film hits A Hard Days’s Night (1964). Pertunjukan mereka selalu berakhir rusuh, gadis-gadis menjerit dan pingsan, sedangkan para pria mengangguk-angguk mengikuti irama lagu. Musik The Beatles tetap relevan bagi para pemuda sepanjang masa perubahan budaya besar pada 1960. Para kritikus musik segala usia juga mengakui kejeniusan lirik lagu yang dibuat oleh duo Lennon-McCartney.

Pada 1966, The Beatles memutuskan untuk berhenti tur keliling dunia. Mereka berkonsentrasi pada rekaman studio inovatif mereka, seperti Pepper’s Lonely Heart’s Club Band, sebuah album berkonsep psychedelic yang dianggap sebagai mahakarya populer.

Lennon dikenal sebagai pribadi paling blak-blakan dari personil lainnya. Ucapannya menuai kontroversi saat ia mengatakan “The Beatles lebih populer daripada Yesus” pada 1966. Pernyataannya memicu pembakaran massal album-album The Beatles di Amerika.

Ia juga bermain-main dengan komunisme dalam lirik single “Imagine” yang direkam setelah The Beatles bubar pada 1970. Lennon berhenti dari dunia musik untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk istrinya, Yoko Ono dan putranya. Pada 1980, ia kembali dengan album “Double Fantasy” yang dibuat untuk menunjukkan rasa cintanya kepada istrinya.

John Lennon diabadikan di “Strawberry Fields” bagian Central Park di seberang jalan Dakota sebagai penghormatan Yoko Ono untuk suaminya. (Griska Laras Widanti/Magang)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini