Image

DPR Paripurnakan Hasil Uji Calon Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Ketua MK Siang Ini

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 12:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 07 337 1826600 dpr-paripurnakan-hasil-uji-calon-panglima-tni-hadi-tjahjanto-dan-ketua-mk-siang-ini-7ZaDBIjedx.jpg Rapat paripurna DPR menyetujui 50 RUU masuk prolegnas 2018 (Nugroho/Antara)

JAKARTA - Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI oleh Komisi I DPR RI sudah selesai. Hasilnya akan ditindaklanjuti dan diputuskan dalam sidang paripurna siang ini.

"Dalam hal ini fit and proper test di Komisi I itu untuk Panglima TNI yang kemarin sudah dilaksanakan," kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017). 

Selain itu, sidang paripurna juga akan menindaklanjuti hasil fit and proper test terhadap Arief Hidayat di Komisi III DPR. Komisi III telah meloloskan Arief Hidayat kembali jadi Ketua Mahkamah Konstitusi. 

"Jadi ini akan kita agendakan Bamus pada pagi hari ini. Mudah-mudahan bisa disepakati untuk rapat paripurna segera," ujar Fadli. 

Mengenai hasil fit and proper test Hadi Tjahjanto, Fadli meyakini pria berkumis tebal itu punya kapasitas sebagai Panglima TNI. Dia juga berharap Kepala Staf Angkatan Udara itu bisa mempersiapkan pertahanan guna menghadapi berbagai macam potensi konflik yang ada. 

"Yang kita lihat di Laut China Selatan dan juga separatisme, dan juga berbagai isu lain yang mungkin di luar satu ancaman konvensional dan semakin banyak karena globalisasi, asimetric warfare dan lain-lain gitu," kata Fadli.

Marsekal Hadi Tjahjanto saat uji kelayakan di Komisi I (Antara)

Setelah hasil uji Marsekal Hadi disahkan paripurna nanti, maka Hadi hanya tinggal dilantik nanti oleh pemerintah. Mengenai waktu pelantikan, DPR menyerahkan sepenuhnya kepada eksekutif. 

"Saya pikir itu hak dari pemerintah ya. Tapi kan sebagaimana hal disampaikan oleh Panglima sekarang, Pak Gatot, itu juga ingin ada proses yang cepat. Tidak ada masalah, itu kan sifatnya teknis saja," pungkas Fadli.

Komisi I DPR telah menyepakati Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI. Hasil fit and proper test hari ini akan segera dibawa ke pimpinan DPR RI untuk selanjutnya dibawa ke paripurna DPR RI.

Hadi Tjahjanto merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1986. Dirinya sempat menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan militer. Antara lain, tahun 2010, Hadi menjabat sebagai Komandan Lapangan Udara Adi Soemarmo.

(Baca juga: Ini Alasan Komisi I Setujui Marsekal Hadi Tjahjanto Jadi Panglima TNI)

Setahun kemudian, dia menjabat tugas di luar TNI AU menjadi Perwira Bantuan I/Rencana Operasi TNI dan Sekretaris Militer Kementerian Sekretaris Negara. Dua tahun setelah itu, Hadi berpangkat Kolonel dan dipercaya menjadi Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional. 

Dua bulan menjabat Kepala Dinas Penerangan TNI AU (2013-2015), Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, pada Juli 2015, Hadi ditugasi menjadi Sekretariat Militer Presiden Republik Indonesia Presiden Jokowi dan pangkatnya naik menjadi Marsekal Muda. Pada bulan November 2016, Hadi dilantik menjadi Irjen Kementerian Pertahanan. Tiga bulan setelah menjabat sebagai Irjen Kemenhan, Hadi terpilih menjadi KSAU pada 18 Januari 2017. 

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini