Image

Di Fraksi PKS, Buwas Curhat "Digebuki" LSM

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 14:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 07 337 1826689 di-fraksi-pks-buwas-curhat-digebuki-lsm-EpnDRh8ouY.jpg Kepala BNN, Budi Waseso (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso menjadi narasumber dalam diskusi Indonesia Darurat Narkoba yang diinisiasi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan bahwa BNN mulai memperhatikan penggunaan lem yang tidak sesuai sebagaimana mestinya. Pasalnya, BNN melihat banyak anak-anak muda menggunakan lem tersebut untuk tujuan yang memabukkan.

"Di beberapa tempat anak-anak sudah mulai pada ngelem. Ini terang-terangan dan kita diam saja," kata Buwas, Kamis (7/12/2017).

Dari Barbuk Jaringan Narkotika Internasional Ini, 900 Ribu Jiwa Diselamatkan dari Penyalahgunaan Narkoba

Jenderal bintang tiga itu menuturkan, kandungan lem yang disalahgunakan penggunaanya itu dapat berbahaya bagi tubuh. Karena itu ia tak ingin membiarkan hal tersebut dilakukan oleh anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa.

Di sisi lain, Buwas juga bercerita soal dirinya diserang oleh beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) atas tuduhan melanggar HAM karena melakukan tindakan tegas terhadap bandar narkotika.

Menurut Mantan Kepala Bareskrim Polri itu, LSM-LSM yang kerap menyerangnya atas tuduhan pelanggaran HAM mendapatkan pendanaan dari asing.

"Yang lebih memperhatinkan lagi, tunggulah LSM-LSM yang justru menentang langkah-langkah kita. Indonesia ini justru (dianggap sebagai) pelaku pelanggaran HAM, tidak konsisten, karena perilaku yang melakukan tindakan tegas terhadap bandar narkotika," ujarnya.

"Kita malah diserang negara lain tapi yang menyerang itu orang Indonesia yang dibiayai negara lain untuk menyerang negaranya sendiri. Ini kan luar biasa," tandas dia.

Aksi Teatrikal Ajakan agar Generasi Muda Tidak Terjerumus Menjadi Pecandu Narkoba dan Kriminal

Diketahui, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI melakukan tes urine terhadap para kader dan 'keluarga besar' partai berlambang bulan sabit kembar itu di parlemen. Tes urine dilakukan sebagai bentuk komitmen PKS dalam pemberantasan narkoba.

PKS mengajak seluruh komponen bangsa untuk memberantas narkoba antara lain dengan aksi tes urine secara reguler seperti yang dilakukan fraksinya sebagai upaya pencegahan sekaligus kampanye antinarkoba. 

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini