Image

KPK: Penyambungan Jaringan Gusi Mata Kiri Novel Berjalan dengan Baik

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 20:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 07 337 1826983 kpk-penyambungan-jaringan-gusi-mata-kiri-novel-berjalan-dengan-baik-RNCEhLaXiW.jpg Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (foto: Okezone)

JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, operasi mata kiri penyidik KPK Novel Baswedan di Singapura telah selesai.

"Operasi pada Rabu adalah operasi pembuangan jaringan gusi di mata kiri yang pertumbuhannya tidak baik, diganti dengan jaringan gusi baru," kata Febri, Kamis (7/12/2017).

Sebelumnya, Febri menyatakan operasi itu dilakukan karena pertumbuhan selaput mata kiri Novel melambat sehingga dibutuhkan penanaman kembali bagian gusi di mata kiri tersebut.

"Hasil kontrol hari ini penyambungan jaringan gusi baik, hasil jahitan terlihat rapi, dan perdarahan baik," sambungnya.

Terkait operasi di mata kiri itu, kata Febri, maka operasi tahap dua belum dapat dilakukan dikarenakan untuk operasi tahap dua dibutuhkan pertumbuhan merata seluruh selaput di mata kiri.

(Baca juga: Operasi Lanjutan Mata Kiri Novel Baswedan Kemungkinan Diundur)

Diketahui sebelumnya, Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai sholat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya.

Mata Novel pun mengalami kerusakan sehingga ia harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017. Novel adalah salah satu penyidik senior KPK yang antara lain menangani kasus korupsi dalam pengadaan KTP-elektronik (KTP-e).

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya telah merilis dua sketsa wajah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dengan menggunakan air keras pada 11 April 2017 lalu.

"Dari hasil keterangan saksi sudah mengarah 90 persen. Bahwa dua gambar itu diduga terlibat penyiraman saudara Novel," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis beberapa waktu lalu.

(Baca juga: Operasi Lanjutan Mata Kiri Novel Baswedan Batal Dilakukan)

Pihaknya pun sudah membentuk tim penyelidikan dan penyidikan dengan jumlah 167 orang lintas Polres, Polda, dan penyidik Mabes Polri.

"Kami juga dibantu Australian Federal Police. Kemudian kami juga dibantu oleh Pusnafis Mabes Polri karena beberapa CCTV yang ada di TKP yang kami kumpulkan membutuhkan kerja sama dengan pihak luar negeri," kata Idham.

Adapun pada sketsa pertama yang ditampilkan kepada awak media pada saat konferensi pers itu, orang yang diduga terlibat penyerangan Novel itu merupakan pria dengan kulit gelap dan rambut pendek.

Kemudian pada sketsa kedua terlihat seorang pria dengan kulit putih dan rambut panjang.

Idham pun menyatakan dua sketsa wajah yang diduga terlibat penyerangan Novel itu itu didapat dari informasi dua saksi.

'Yang pertama, ini informasi yang kita dapat dari saksi S. Yang kedua, ini dapat dari saksi SN," ungkap Idham.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini