Image

KPK Cegah 7 Saksi Kasus SKL BLBI Bepergian ke Luar Negeri

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 20:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 07 337 1827000 kpk-cegah-7-saksi-kasus-skl-blbi-berpergian-ke-luar-negeri-57K3zXE7vQ.jpg Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat pencegahan keluar negeri terhadap tujuh saksi kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Surat pencegahan telah dikirimkan KPK ke Ditjen Imigrasi Kemenkumham dalam waktu yang berbeda.

Ketujuh saksi yang merupakan pihak swasta tersebut yakni,‎ German Kartadinata; Yusuf Swasya; Mulyadi Gozali; Feri Laurentinus; Gozali; Laura Raharja; dan Maria Veronika. Ketujuh orang tersebut diduga saksi penting dalam kasus dugaan mega korupsi BLBI.

"Terkait proses penyidikan kasus SKL BLBI, dilakukan pencegahan ke luar negeri terhadap tujuh saksi," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).

(Baca Juga: Kejaksaan Proses Lelang Aset Koruptor BLBI)

Adapun surat pencegahan terhadap tujuh saksi tersebut dilayangkan terpisah sepanjang November 2017. Pencegahan dilakukan untuk enam bulan ke depan terkait proses penyidikan tersangka mantan Kepala BPPN, Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT).

"Pencegahan ke luar negeri untuk kepentingan penyidikan," ungkap Febri.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan satu tersangka dalam kasus ini. Satu tersangka yakni, mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsjad Temenggung. Ia sempat mengajukan praperadilan, tapi gugatannya tersebut ditolak oleh pengadilan. 

(Baca Juga: KPK Periksa Tiga Saksi Terkait Korupsi BLBI, Siapa Saja?)

‎Atas perbuatannya, Syafruddin Temenggung disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini