Image

Tunggakan Rusun Membuat Pemprov Kehilangan Gelar WTP

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 17:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 07 338 1826859 tunggakan-rusun-membuat-pemprov-kehilangan-gelar-wtp-84jOCU34mZ.jpg Sandiaga Uno (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, menumpuknya tunggakan rusun membuat upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mengejar predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengalami sedikit hambatan.

Sandi menuturkan, tunggakan itu menjadikan pihaknya harus menagih piutang tersebut, sehingga ketika BPK melakukan audit selalu terlihat ketidakseimbangan dari neraca keuangan Pemprov DKI.

"Karena ini juga nantinya menyambung ke WTP. Proses WTP kita akan sangat berpengaruh kepada collection dan piutang yang kami harus catat dan eventually tagih tunggakan-tunggakan itu," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (7/12/2017).

Politikus Partai Gerindra itu mengaku mendapat laporan dari beberapa pihak kalau ada segilintir warga yang mampu, namun tak mau bayar. Oleh sebab itu, ia meminta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Agustini Darmawan untuk menyisir keberadaan warga tersebut.

"Memang sudah ada yang sanggup tetapi enggak mau bayar karena melihat saudara-saudara mereka yang mengikuti program, enggak bayar," imbuhnya.

Pemerintahan Anies-Sandi memang sedang mengejar target untuk mendapatkan predikat WTP dari hasil audit BPK. Sandi pun membentuk tim yang bernama tim task force.

Tim itu bertugas memetakan seluruh temuan BPK untuk ditindaklanjuti, salah satunya soal pencatatan aset-aset milik DKI.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini