Image

Gubernur DKI: Kami Sedang Fokus Menata Jakarta Utara

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 19:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 07 338 1826941 gubernur-dki-kami-sedang-fokus-menata-jakarta-utara-0elhu1B49b.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Antara)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, pihaknya sedang merancang penataan kawasan di Jakarta Utara, agar mencakup kebutuhan Ibu Kota di masa depan.

"Kami akan menata kawasan Utara Jakarta. Proses penataan itu mengharuskan kami untuk membuat sebuah assessment atas kebutuhan Jakarta hari ini dan masa depan," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memiliki hasrat agar masyarakat di sana menikmati wilayah pesisir. Oleh sebab itu, dalam melakukan perancangan di sana harus memperhatikan segala aspek.

"Kami harus memerhatikan faktor sosial ekonomi, faktor geopolitik, faktor lingkungan hidup," kata dia.

 Motor-Motor yang Mogok Setelah Menerobos Banjir Rob di Muara Baru Jakarta Utara

(Baca juga: Antisipasi Banjir, Sandi Akan Keliling ke Daerah Rawan Tergenang)

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pihaknya akan membentuk tim untuk melakukan penataan di sana. Ia mengatakan tim itu akan bekerja pada tahun 2018.

"Timnya ini nanti akan membuat kajian, perencanaan, bicara dengan semua pihak terkait. Dari situ baru nanti disusun rancangan yang sesuai dengan kebutuhan Jakarta ke depan," pungkasnya.

Namun perlu diketahui, wilayah Jakarta Utara saat ini masih terganggu dengan adanya banjir rob yang terjadi di tiga kecamatan seperti Kecamatan Pademangan, Kecamatan Cilincing, dan Kecamatan Penjaringan. Ketinggian air pun bervariasi, mulai 20 hingga 50 centimeter.

Dengan adanya hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara langsung melakukan pencegahan luapan air laut (rob), yang melimpah ke pemukiman penduduk salah satunya di kecamatan Penjaringan. Salah satu caranya dengan menyiagakan ribuan karung berisi pasir untuk dijadikan tanggul.

(Baca juga: Sudah 3 Hari, Pemukiman Warga di Muara Angke Terendam Banjir Rob)

Sementara itu, Lurah Penjaringan Depika Romadi mengatakan, sejumlah petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara dan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Penjaringan dibantu warga menyiapkan tanggul pasir. Dimana ratusan karung pasir ditumpuk pada sisi tanggul lama yang berbatasan dengan pemukiman penduduk.

 Motor-Motor yang Mogok Setelah Menerobos Banjir Rob di Muara Baru Jakarta Utara

Menurutnya, meski banjir rob telah surut, dirinya tetap menyiagakan pompa portable jika rob kembali datang. Rob melimpas akibat masih terdapat rongga selebar 50 centimeter pada tanggul laut baru atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini