Image

Dampak Intensitas Hujan Tinggi, 6.971 Hektare Sawah di Aceh Terendam Banjir

Zuhri Noviandi, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 22:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 07 340 1826968 dampak-intensitas-hujan-tinggi-6-971-hektare-sawah-di-aceh-terendam-banjir-zW01CeXSc0.jpg Anak bermain ditengah sawah yang banjir (Foto: Okezone)

BANDA ACEH - Intensitas hujan tinggi yang terus terjadi di Aceh, membuat sebanyak 6.971 hektare sawah di Aceh terendam banjir.  

Pantauan Okezone di lapangan, saat ini kondisi cuaca kabupaten setempat mulai cerah. Serta genangan air yang merendam pemukiman warga di sebagian wilayah mulai surut.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Syarifuddin mengatakan, dari 27 Kecamatan, 16 diantaranya terhitung areal persawahan terendam banjir cukup parah.

Ia menjelaskan, luas area sawah di kawasan tersebut terdiri dari dua kategori. Pertama masa tanam 5 sampai 20 hari, ini yang baru tanam dan 104 hari sampai 120 hari, ini tergolong masa tanam yang hendak panen.

“Jadi jumlahnya 6.971 hektare, presentasenya lebih luas yang baru tanam,” katanya, pada Okezone Kamis, (7/12/2017).

Untuk nilai kerugian sendiri, sebut Syarifuddin, ia belum bisa mentaksir kerugian yang ditimbulkan. Pasalnya, pihaknya belum menghitung secara pasti. Sebab, masih ada areal persawahan yang tergenang air.

Kendati demikian, dari areal sawah yang terkena banjir harus mengalami kerusakan sekitar 85 persen dari total yang rusak atau puso.

“Nilai kerugian belum dihitung, nanti ada umur presentasinya seperti umur panen, kalau dihitung kerugian itu bisa dihitung ketika sudah mencapai 85 persen kerusakan,” sebutnya.

Ia menyebutkan, produktivitas sawah per hektarenya mencapai sekitar 6 Ton dengan harga gabah kering Rp 5.000 per kilo. Namun, pihaknya masih belum mengitung kerugian secara pasti.

"Kita belum bisa mengambil kesimpulan berapa hektare padi yang sudah dinyatakan gagal panen. Jika ada yang puso atau gagal panen, nantin kami akan mengusulkan bantuan ke Pemerintah Pusat," ujarnya.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini