Image

Coreng Almamater, Unair Tak Segan Cabut Gelar Alumni

Susi Fatimah, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 18:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 07 65 1826743 coreng-almamater-unair-tak-segan-cabut-gelar-alumni-WDDOFzdwyM.jpg Foto: Dok Unair

JAKARTA - Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA., mewanti-wanti kepada para wisudawan untuk senantiasa menjaga baik-baik nama almamater Universitas Airlangga (Unair). Ia meminta alumni tidak mencoreng almamater dengan perbuatan yang tidak semestinya.

Hal itu disampaikan Rektor saat melantik 1.000 orang wisudawan lulusan Unair dalam Wisuda Universitas Airlangga periode Desember 2017, baru-baru ini.

“Dengan seizin Senat dan MWA, bahkan kami tidak akan segan-segan untuk mencabut gelar dan ijazah apabila saudara terbukti melakukan tindakan yang mencoreng nama baik almamater tercinta,” katanya seperti dilansir dari laman Unair, Kamis (7/12/2017).

(Baca juga: Oknum PNS Terlibat Pembunuhan, Rektor Universitas Brawijaya: Kami Serahkan ke Polisi)

”Kami berharap alumni Unair tidak ada yang korupsi. Setuju ya? Tidak ada yang ngapusi. Seperti yang baru saja Anda ikrarkan: harus jujur, amanah, dan tidak korupsi serta tidak melanggar norma-norma agama dan susila. Sekali lagi, jika itu semua terjadi, kami tidak segan-segan untuk menarik kembali gelar saudara. Mari kita dorong almamater ini kita bangun hingga posisi yang sebaik-baiknya,” lanjut Rektor.

Diantara 1.967 wisudawan itu terdapat 29 yang dilantik sebagai wisudawan terbaik, yang berasal dari masing-masing jenjang di fakultasnya. Wisudawan Terbaik adalah peraih nilai IPK (Indeks Prestasi Komulatif) tertinggi diantara lulusan cumlaude atau peraih IPK di atas 3,50.

Selain itu juga terdapat wisudawan berprestasi dari masing-masing fakultas. Kriterianya adalah wisudawan peraih perpaduan antara nilai non-akademik dan kegiatan akademik dengan minimal meraih IPK 3,00. Mereka semua memperoleh piagam penghargaan dari Unair yang disampaikan Rektor dan perwakilan Senat Akademik Universitas.

Selain itu, dalam sambutannya, Rektor juga mengatakan universitas sudah sejak lama mengintegrasikan semboyan Exellence With Morality untuk meningkatkan kualitas lembaga. Namun untuk menguasai sain dan teknologi, kata Rektor, selain kualitas juga sangat dibutuhkan morality. Karena banyak ahli mengatakan bahwa keberhasilan performance hanya bisa dilalui dengan penguasaan dua hal tadi, skill dan attitude.

”Skill sudah kita berikan semaksimal mungkin, dan attitude berupa moralitas, kebiasaan, dan kedisiplinan juga kita berikan. Tidak tanggung-tanggung yang kemudian kita integrasikan dalam satu value Exellence With Morality,” kata Prof. Moh Nasih.

Atas dasar itu, ia yakin para lulusan Unair akan mampu melewati tantangan zaman, berhasil melampaui zamannya, serta mampu mengatasi persoalan yang ada di masyarakat. Bahkan, selain attitude dan skill, rasa percaya diri pada alumni juga sangat penting, karena percaya diri merupakan bekal untuk beradaptasi di luar kampus.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini