Image

Kasus Plagiarisme Rektor Universitas Halu Oleo Jadi Atensi Presiden Jokowi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 18:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 65 1826911 kasus-plagiarisme-rektor-universitas-halu-oleo-jadi-atensi-presiden-jokowi-raf1CNDbdM.jpg Foto: Antara

BOGOR - Ombudsman RI menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna melaporkan sejumlah program kerja yang telah dilakukan Ombudsman seperti hasil penilaian kepada kementerian, lembaga negara serta pemerintah daerah.

Anggota Komisioner Ombudsman Laode Ida mengatakan, pihaknya juga melaporkan kepada Kepala Negara ‎terkait kasus dugaan maladministrasi di Kemristekdikti terkait dengan pengangkatan rektor Universitas Negeri Manado dan plagiarisme di Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Laode Ide menerangkan, bahwa Presiden Jokowi akan memberikan atensi terhadap kasus dalam dunia pendidikan di Indonesia ini. "‎Itu sangat jelas kami sampaikan dan Presiden memberikan atensi khusus soal itu," kata Laode Ida di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/12/2017). ‎

(Baca juga: Sekolah Kandang Kerbau Viral di Medsos, Mendagri: Kepala Daerah Harus Peka)

Ia menjelaskan, kasus plagiarisme di Universitas Halu Oleo‎ tidak boleh kembali terjadi di lingkungan kampus di Tanah Air. Menurut Laode Ida, kasus tersebut akan memberikan contoh buruk kepada mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa.

"‎Ini akan menjadi satu contoh buruk bagaimana generasi muda mencontoh bagaimana berakademik yang baik, belajar yang baik, sementara rektornya sendiri tidak bisa dijadikan contoh," tegasnya.

Laode Ida menambahkan, Presiden Jokowi telah ‎menginstruksikan aparat penegak hukum untuk memberikan catatan khusus terkait dugaan plagiarisme yang dilakukan rektor Universitas Halu Oleo.

Sehingga, Ombudsman RI akan segera menyelesaikan hasil pemeriksaannya pada pertengahan Desember 2017 nanti. ‎"Dan ‎Kami akan undang menteri khusus untuk menerima hasil pemeriksaan ini," kata Laode Ida.

Seperti diketahui,‎ Rektor Universitas Halu Oleo, Muhammad Zamrun Firihu diduga melakukan plagiat terhadap sejumlah jurnal yang dipublikasikannya. Salah satu karya Zamrun yang diduga plagiat tersebut berjudul, Microwaves Enhanced Sintering Mechanisms in Alumina Ceramic Sintering Experiments (2016).

Jurnal itu dimuat di Contemporary Engineering Sciences, Vol. 9, 2016, No.5,237-247 Hikari Ltd. Zamrun diduga telah menjiplak karya Joel D. Ketz dan Roger D. Biake yang dimuat di jurnal Proceeding of the Microwave Symposium, ACS Spring 1991 Meeting American Ceramic Society dengan judul, Microwave Annanced Diffusion (1991).

Akibat tindakan itu, sejumlah guru besar dan dosen Universitas Halu Oleo mendesak Zamrun mengundurkan diri dari jabatannya dan meminta maaf kepada publik atas perbuatannya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini