Image

Pengacara Setya Novanto Sayangkan Otto Hasibuan dan Freidrich Yunadi Mundur

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 14:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 08 337 1827325 pengacara-setya-novanto-sayangkan-otto-hasibuan-dan-freidrich-yunadi-mundur-X7HsuVHUOw.jpg Freidrich Yunadi

JAKARTA – Pengacara Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) Maqdir Ismail menyayangkan Otto Hasibuan dan Freidrich Yunadi mengundurkan diri menjadi kuasa hukum Setnov dalam kasus korupsi e-KTP di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Maqdir mengaku, pengunduran diri dua pengacara itu belum dikomunikasikan terhadap dirinya. Otto dan Freidrich resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Setnov per hari ini.

"Saya belum dapat informasi itu. Tidak (dikasih tahu soal pengunduran diri)," kata Maqdir saat dihubungi, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Maqdir berpandangan, dengan mundurnya kedua pengacara itu, cukup disayangkan. Mengingat, kata Maqdir, Freidrich dan Otto sudah mengawal perkara korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun ini lebih dulu dibandingkan dirinya.

"Ya berharap tidak (mengganggu penanganan perkara). Meskipun itu patut disayangkan ya," ujar Maqdir.

Terkait pengunduran diri itu, Maqdir menyebut belum mengetahui apakah akan melakukan pertemuan dengan Otto dan Freidrich. Dia juga menepis isu adanya ketidakharmonisan antara kuasa hukum Setnov di korupsi e-KTP.

"Saya sudah ketemu berapa kali. Saya ketemu Pak Freidrich, saya ketemu Pak Otto. Tidak ada masalah," ucap Maqdir.

(Baca Juga: Tak Lagi Menjadi Pengacaranya, Ini Kata Terakhir Otto Hasibuan Kepada Setnov)

Dengan adanya hal ini, Maqdir mengaku bahwa akan bertemu dengan Setya Novanto di Rutan Kelas 1 KPK. Menurutnya, penanganan perkara ini tetap akan terus berlanjut.

"Insya Allah (penanganan perkara tak terganggu)," tutup Maqdir.

Sebelumnya, Otto Hasibuan memilih mundur sebagai kuasa hukum Setya Novanto dalam kasus korupsi E-KTP di KPK. Mundurnya Otto sebagai kuasa hukum karena belum ada kesepakatan yang jelas antara dirinya dengan Novanto.

Ia menjelaskan, jika belum ada kesepakatan yang jelas, maka proses tata cara untuk menangani suatu perkara justru akan menyulitkan dalam proses pembelaan hukum.

"Sehingga kalau tidak ada kesepakatan yang pasti dan jelas penanganan suatu perkara tata caranya maka akan merugikan dia dan terhadap saya dan itu akan menyulitkan saya untuk melakukan suatu pembelaan terhadap klien," kata Otto.

(Baca Juga: Belum Genap Sebulan Jadi Pengacara Setnov, Otto Hasibuan Mundur)

Langkah Otto mundur sebagai kuasa hukum Setya Novanto pun diikuti pengacara Fredrich Yunadi. Ia mundur sebagai kuasa hukum Setya Novanto dalam kasus korupsi E-KTP di KPK per hari ini.

Iya (mengundurkan diri jadi pengacara Setnov) per hari ini," ujar Freidrich saat dihubungi, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini