Image

Fadli Zon Diutus DPR Hadiri Pelantikan Marsekal Hadi Jadi Panglima TNI di Istana Sore Ini

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 16:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 08 337 1827395 fadli-zon-diutus-dpr-hadiri-pelantikan-marsekal-hadi-di-istana-sore-ini-k8gDS2QY8Q.jpg Marsekal hadi Tjahjanto (Foto: Antara)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon ditugaskan pimpinan DPR lainnya untuk menghadiri pelantikan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, sore ini.

"Kita menugaskan Pak Fadli Zon karena dia bidang Polhukam," kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

 (Baca: Presiden Jokowi Resmi Ajukan KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto Jadi Calon Panglima TNI)

Taufik mengaku tidak menghadiri pelantikan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) dikarenakan mengisi diskusi di press room wartawan parlemen.

Namun demikian, ia pun mengaku telah mendapat udangan resmi pelantikan Marsekal Hadi dari pihak Istana Negara.

"Saya sudah dapat undangannya setengah jam yang lalu. Tapi tidak sempat (karena menjadi narasumber dalam diskusi di DPR)," pungkas politikus PAN itu.

 (Baca juga: Sore Ini, Jokowi Lantik Marsekal Hadi Tjahjanto Jadi Panglima TNI)

Sekadar diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat telah menggelar Sidang Paripurna ke-13 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2017-2018. Salah satu agenda sidang ialah laporan pimpinan Komisi I mengenai hasil fit and proper testterhadap calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Pimpinan sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon mempersilakan Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari untuk memyampaikan laporannya. Abdul Kharis menyampaikan proses saat calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjalani fit and proper test.

Abdul Kharis menuturkan, Komisi I sebelumnya telah mendapatkan penugasan dari Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Bamus DPR tanggal 4 Desember 2017 untuk membahas pemberian persetujuan terhadap pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI.

 (Baca: Ini Tugas yang Menanti Marsekal Hadi Tjahjanto saat Resmi Jadi Panglima TNI)

Dia menjelaskan keputusan diambil Komisi I secara musyawarah mufakat. Dalam kesempatan ini, Abdul Kharis juga menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI yang diberhentikan, yakni Jenderal Gatot Nurmantyo.

Sebelumnya pada Senin 4 Desember 2017, Presiden Joko Widodo resmi menyerahkan nama pengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang dituliskan dalam surat yang diserahkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini