Image

Fokus ke Persidangan, KPK Tak Ambil Pusing Mundurnya 2 Pengacara Setnov

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 17:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 08 337 1827423 fokus-ke-persidangan-kpk-tak-ambil-pusing-mundurnya-2-pengacara-setnov-SGeDxyAyf3.jpg Ilustrasi (Dok.Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak ambil pusing terkait dengan mundurnya dua kuasa hukum Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov), Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi dalam kasus korupsi e-KTP.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pengunduran diri maupun penunjukkan penasihat hukum oleh salah satu pihak bukan merupakan domain dari lembaga antirasuah.

"Jadi jika ada yang mundur atau mungkin belum mendapatkan surat kuasa atau penambahan surat kuasa, silakan saja," kata Febri melalui keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

 (Baca: Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi Mundur, Pengacara Setnov: Saya Belum Dapat Informasi)

Febri menegaskan bahwa, saat ini pihaknya lebih fokus pada proses persidangan perdana Setnov di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 13 Desember 2017.

Terkait adanya isu mundurnya dua kuasa hukum itu merupakan strategi untuk mengundur jadwal persidangan tersebut, Febri enggan berspekulasi lebih dalam. Menurutnya, tetap akan fokus pada persidangan nanti.

Lagipula, kata Febri, sampai saat ini, Setnov masih didampingi oleh kuasa hukumnya, Maqdir Ismail.

"Tidak perlu berandai-andai, sampai saat ini yang bersangkutan (Setnov) masih didampingi penasihat hukum. Masih terbuka kemungkinan penunjukan lain atau tetap dengan penasihat hukum yang ada saat ini," papar Febri.

Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi sendiri resmi mengundurkan diri menjadi penasihat hukum Setnov dalam kasus korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun ini.

Menurut Otto, pengunduran dirinya itu lantaran tidak menemukan kesepatakan yang jelas dengan kliennya terkait kasus korupsi ini. Otto sendiri belum genap satu bulan menjadi kuasa hukum Setnov.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini