Image

Demo soal Yerusalem, Polda Metro Mediasi Massa Aksi dengan Kedubes AS

Badriyanto, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 16:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 08 338 1827406 demo-soal-yerusalem-polda-metro-mediasi-massa-aksi-dengan-kedubes-as-J8CwOtKZup.jpg Aktivis NU saat demonstrasi di depan Kedubes AS (Foto: Ist)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, pihaknya telah memediasi perwakilan massa aksi dengan pihak Kedubes Amerika Serikat. Perwakilan menyampaikan keberatannya atas pernyataan Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Perwakilan dari pada pengunjuk rasa diterima oleh Kedutaan Amerika bagian politik yang diantar oleh Kapolres Jakarta Pusat untuk masuk ke Kedutaan," ungkap Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

 (Baca: Demo Protes Pengakuan Yarusalem, Massa Minta Dubes AS Diusir dari Indonesia)

Argo menjelaskan, massa aksi dari organisasi sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) maupun Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) itu meminta kepada pihak Kedubes AS di Indonesia untuk menyampaikan kecamannya tertulisnya kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump

"Nanti dikirim ke Amerika, kan tuntutannya untuk Presiden Amerika Donald Trump," kata mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu.

Lebih lanjut, Argo mengabarkan, hingga saat ini aksi demonstrasi itu berlangsung aman, damai dan kondusif Bahkan, tidak ada kemacetan lalu lintas yang disebabkan aksi demonstrasi tersebut. Ia pun berharap aksi unjuk rasa itu tetap tertib hingga berakhir nanti.

"Tidak ada masalah (kondusif), tadi ada 40 orang yang pertama saya sempat lewat kesana, saya coba lewat kesana dan jalan masih lancar," pungkasnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Indonesia mengecam keras klaim sepihak AS yang menetapkan Yarusalem sebagai Ibu Kota Israel. Jokowi menyatakan bahwa ia bersama rakyat Indonesia konsisten memperjuangkan hak dan kemerdekaan Palestina.

“Saya juga telah memerintahkan Menteri Luar Negeri untuk memanggil Dubes Amerika Serikat untuk langsung menyampaikan sikap pemerintah Indonesia," kata Jokowi di Istana Bogor, kemarin.

Menurutnya, pengakuan Amerika Serikat atas Yarusalem sebagai Ibu Kota Israel dapat ‎menguncang stabilitas kemanan dunia.

"Dalam beberapa hari ini Pemerintah Indonesia telah berkomunikasi dengan negara-negara OKI agar OKI segera mengadakan sidang khusus tentang masalah pengakuan sepihak ini. PBB juga segera bersidang menyikapi pengakuan sepihak Amerika ini," tandasnya.

 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini