Image

Demo soal Yerusalem Usai, Massa Tinggalkan Kedubes AS

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 18:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 08 338 1827481 demo-soal-yerusalem-usai-massa-tinggalkan-kedubes-as-LRloEdVd4K.jpg Massa demo protes pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel di Kedubes AS, Jakarta. (Ilustrasi, Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA – Unjuk rasa memprotes kebijakan Pemerintah Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel di Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (8/12/2017), berakhir. Massa pun berangsur-angsur mulai meninggalkan lokasi.

Massa membubarkan diri sekira pukul 17.15 WIB. Lantunan salawat dan takbir pun menggelegar mengiringi pembubaran massa.

"Insyaallah ini aksi perdana kita semoga bisa ngena di hati Donal Trump. Mudah-mudahan dengan sikap Trump dapat turunnya pertolongan Allah. Sekecil apa pun usaha kita Insya Allah bernilai," kata orator di atas mobil komando, Ustadz Bukhari dari Mujahid 212, Jumat (8/12/2017).

Ia mengatakan, kalau Negeri Paman Sam itu tak mengindahkan imbauan dari masyarakat dunia, pihaknya akan melakukan aksi serupa yang lebih besar.

"Ini aksi kita membuka aksi yang lebih besar. Insyaallah Selasa dan Rabu umat Islam lebih lebih besar lagi. Jangan main-main sama umat Islam," katanya.

(Baca Juga: Diantar Kapolres Jakpus, Perwakilan Massa Diterima Pihak Kedubes AS)

Sebelumnya diketahui, massa berunjuk rasa memprotes Pemerintah Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Bahkan, massa sempat membakar ban bekas dalam unjuk rasa itu.

Dalam aksi itu, Koordinator Forum Kader PPP DKI Jakarta, Abdul Aziz mengatakan rencana pemerintah AS menjadikan Al-Quds sebagai ibu kota Israel jelas memukul mundur ikhtiar damai yang dirintis oleh berbagai pihak dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina.

"Ini sama saja melegalkan penjajahan Israel terhadap Palestina dan harus ditolak karena nyata-nyata bertentangan dengan resolusi legalitas Yerusalem yang merupakan bagian dari Palestina," kata Aziz di lokasi aksi, Jumat (8/12/2017).

(Baca Juga: AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Mahasiswa di Aceh Unjuk Rasa)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini