Image

17.240 Butir Ekstasi Berlogo Hello Kitty Diamankan dari Jaringan Internasional

Muhammad Bunga Ashab, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 01:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 08 340 1827057 17-240-butir-ekstasi-berlogo-hello-kitty-diamankan-dari-jaringan-internasional-h19aL7Btuy.jpg Petugas memperlihatkan barang bukti ekstasi berlogo Hello Kitty. Foto Okezone/Muhammad Bunga

PINANG - Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi menyampaikan 6 pelaku kurir narkoba jenis pil ekstasi diduga merupakan jaringan internasional.

Keenam tersangka adalah MR (27), AR (35), RHA (29), PS (27), RPP (27), dan RRN (25), semuanya berasal dari Kota Kendari, Provinsi Sula‎wesi Tenggara. Adapun barang bukti yang disita dari tangan para tersangka sebanyak 7 bungkus pil ekstasi sebanyak 17.240 butir.

"Pengungkapan bermula dari MR saat ditangkap di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), kemudian dikembangkan dan ditangkap lagi 5 tersangka lainnya," kata Didid saat mengekspose para tersangka di Mapolres Tanjungpinang, Kamis (7/12/2017).

Dia menjelaskan, anggota Polsek Bandara dan AVSEC Bandara RHF Tanjungpinang menangkap tersangka MR, pada Kamis(30/11/2017) lalu. Petugas mencurigai gerak-gerik tersangka, setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan satu bungkus plastik bening yang disimpan di selangkangan tersangka.

"Untuk mengelabui petugas tersangka menyimpan di selangkangan dengan celana dalam sebanyak 5 lapis," kata dia.

Dari hasil pengembangan kasusnya, polisi berhasil menangkap empat orang tersangka lainnya di kamar 320 Hotel Kaputra depan Ramayana Tanjungpinang yakni AR, RHA, PS, dan RPP, sementara tersangka RRN ditangkap di Hotel Pelangi, Jalan Kuantan Batu 7.

"Tersangka lainnya ditangkap di hotel, 4 orang di Hotel Kaputra dan 1 orang di Hotel Pelangi," kata dia.

Pil ekstasi tersebut hendak diedarkan di Jakarta yang akan diedarkan oleh berinisial OL yang saat ini masih diburu (DPO).

Ada pun barang bukti yang turut diamankan adalah 7 bungkus pil ekstasi berlogo ‎Hello Kitty warna Pink, beberapa tiket pesawat Lion Air, KTP, satu unit handphone Samsung ‎warna putih, handphone merek Iphone warna silver, dan 5 helai celana dalam.

Kemudian, barang bukti yang diamankan di Hotel Kaputrasatu unit Iphone 7 Plus ‎warna hitam berserta kartu, satu unit Iphone 6S warna putih, satu unit Samsung Galaxy J3 warna hitam, satu unit Samsung S6 Edge warna gold, satu unit Oppo F5 warna putih, satu unit Samsung Galaxy S8 warna hitam dan beberapa barang bukti lainnya KTP dan Tiket Pesawat maskapai Lion Air. Untuk barang bukti daei tersangka di Hotel Pelangi satu unit handphone 6 plus ‎warna putih, tas jinjing warna hitam, dan KTP.

"Saat ini para tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Polres Tanjungpinang guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Didi.

Didid menyampaikan, perbuatan para tersangka masing-masing dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Keenam tersangka terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp100 miliar. "Para tersangka terancam hukuman mati," kata dia.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini