Image

AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Mahasiswa di Aceh Unjuk Rasa

Zuhri Noviandi, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 17:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 08 340 1827435 as-akui-yerusalem-ibu-kota-israel-mahasiswa-di-aceh-unjuk-rasa-FjJw6oEDWH.jpg Massa demo protes pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel di Kedubes AS, Jakarta. (Ilustrasi, Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

BANDA ACEH – Massa gabungan dari beberapa lembaga mahasiswa di Banda Aceh berunjuk rasa di depan Masjid Raya, Baiturrahman Banda Aceh, Jumat (8/12/2017). Mereka memprotes Pemerintah Amerika Serikat yang mengakui Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel.

Dalam unjuk rasa itu mahasiswa turut membawa sejumlah umbul-umbul aksi berupa spanduk dan karton bertuliskan "AL Quds Ibukota Umat Islam", "Selamatkan Al Quds", serta membakar bendera Amerika Serikat dan Israel.

Koordinator aksi, Martunus dalam orasinya menyampaikan sikap protes terhadap kebijakan AS terhadap Palestina. Mewakili massa, ia meminta agar para pemimpin negara muslim bersatu melawan penjajahan Israel.

"Mari kita bersatu melawan sikap penjajahan yang dilakukan Donald Trump dan Israel," teriaknya.

Selain itu, Martunis menyampaikan pernyataan sikap mereka yang mengecam penjajahan dilakukan AS dan Israel terhadap Palestina. Massa menolak tegas eksistensi Israel dan mengakui Yerussalem sebagai satu-satunya Ibu Kota bagi Palestina.

(Baca Juga: Tolak Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel, Warga Bengkulu Gelar Aksi Spontan)

"Menyerukan umat muslim untuk bersatu dan membaca qunut nazilah untuk kemenangan dan pembebasan Palestina. Membantu perjuangan dengan donasi-donasi kepada perjuangan Palestina termasuk para pengungsinya. Serta meminta para pemimpin negara muslim untuk bersatu melawan Donald Trump dan Israel," ujar Martunus.

Di samping itu, Ketua Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP), Mahyaruddin Yusuf, meminta pemerintah pusat Presiden Joko Widodo bersikap tegas atas kebijakan AS mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Ini adalah kota umat muslim. Jadi, tidak mungkin ini dilakukan sebagai ibu kota Yahudi jadi oleh karena itu kita meminta pemerintah pusat mengambil sikap membela umat muslim di Palestina. Kita meminta sikap resmi dari pemerintah misalnya dengan memberikan ancaman memutuskan hubungan dengan Amerika dan menutup kantor pemerintahan yang ada di Jakarta," ujarnya.

(Baca Juga: Demo Protes Pengakuan Yarusalem, Massa Minta Dubes AS Diusir dari Indonesia)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini