Image

Bolak Balik Revisi Skripsi Jadi Kenangan Ema hingga Raih Predikat Wisudawan Terbaik

Elva Mustika Rini, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 16:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 08 65 1827412 bolak-balik-revisi-skripsi-jadi-kenangan-ema-hingga-raih-predikat-wisudawan-terbaik-se0t2sfS9F.jpg Foto: Dok Unair

JAKARTA - Tidak perlu khawatir jika harus ‘mengutak-atik’ tugas akhir. Perubahan tema, judul, bahkan merombak habis skripsi merupakan hal yang wajar dan hampir selalu dialami mahasiswa tingkat akhir, bahkan wisudawan terbaik sekalipun.

Wisudawan terbaik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Ema Marantika pernah merasakannya. Beberapa kali, Ema harus mengganti teori yang menjadi landasan penting dalam skripsinya.

Meski begitu, perjuangannya berbuah manis. Ema meraih IPK 3,77 dan dinobatkan sebagai lulusan terbaik FISIP.

“Kalau masalah teori memang saya gonta-ganti, karena waktu itu pemahaman saya yang keliru dan akhirnya diarahkan oleh dosen pembimbing saya,” kenang gadis yang pernah mengabdi pada Organisasi Bidikmisi Airlangga, seperti dilansir dari laman Unair, Jumat (8/12/2017).

(Baca juga: Mahasiswa ITB Sabet Juara Satu Dalam Lomba Tingkat Asia)

Perasaan senang Ema rasakan ketika dapat memenuhi mimpi orang tuanya. “Ini memang mimpi dan keinginan beliau (orang tua), dan alhamdulillah saya bisa memenuhinya,” ungkapnya haru.

Untuk menjadi yang terbaik, lanjut Ema, diperlukan usaha keras mencari topik atau tema. Jangan takut menemui dosen pembimbing, meskipun dosen tersebut dinilai galak.

”Perihal menemui dosen pembimbing, jika ia killer, bisa diatasi dengan banyak bekal. Salah satunya dengan memperbanyak membaca referensi, baik referensi dari dalam ataupun luar negeri,” sahutnya.

Terakhir, ia mengingatkan untuk menyediakan waktu hiburan ketika rasa malas datang atau sekadar melepas penat. Asal, jangan kebablasan.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini