17 Dokter RSUD Sulbar Kompak Minta Mundur, Apa Sebab?

Zulfikarnain, Okezone · Sabtu 09 Desember 2017 05:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 09 340 1827674 17-dokter-rsud-sulbar-kompak-minta-mundur-apa-sebab-9ETNfRH21p.jpg Surat pengunduran diri dokter di RSUD Sulbar. (Foto: Zulfikarnain/Okezone)

MAKASSAR - Sebanyak 17 dokter spesialis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan pengunduran diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu tertuang dalam surat pernyataan dengan kepala surat atas nama Komite Medik RSUD Sulbar, lengkap dengan tanda tangan 17 dokter ahli.

Para dokter mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, setelah melantik dr. A. Muansir sebagai Direktur definitif RSUD Sulbar pada tanggal 22 Oktober 2017.

"Hal tersebut tidak sejalan lagi dengan tuntutan kami, dan berakibat pada hubungan antara direktur dan dokter spesialis yang tidak harmonis, sehingga menyebabkan kami tidak nyaman lagi bekerja di RSUD Sulawesi Barat," tulis surat pernyataan yang diterima Okezone, Jumat 8 Desember 2017.

Lewat surat, 17 dokter memutuskan untuk mengundurkan diri ASN bagi yang berstatus ASN, dan memutuskan kontrak bagi yang berstatus kontrak, terhitung sejak 8 Desember 2017.

(Baca juga: Kacau! 2 Bidan Honorer RSUD Polewali Mandar Buka Praktik Aborsi)

Ke-17 nama tersebut masing-masing bernama dr. Harpandi Rahim, dr. Agus Priyanto, dr. Dewi Kartikaningsi, dr. Ferry Santoso, dr. Fitriani Sirajuddin, dr. Muyadi Kadir, dr. Sitti Saeba Zaenuddin, dr. Yuniarti Arsyad, dr. Karmila, dr. Andi Ervina, dr. Yusri Yusran, dr. Zaitun Sumule, dr. Maryati Nyak Hukom, dr. Ratna Olean Sari, dr. Ratna Limbu, dr. Agustinus, dan dr. Yusran Antonius.

Saat dikonfirmasi, Ketua Komite Medik RSUD Sulbar, dr. Harpandi Rahim membenarkan hal ssurat tersebut. Ia mengatakan ke-17 dokter menyatakan telah mengundurkan diri dari RSUD Sulbar.

"Komentar saya sama dengan di suratnya," ujar dr. Harpandi saat dihubungi.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini