nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Motif Pembunuhan Siswa SMK di Bandung: Pelaku Sakit Hati karena Sering Dinasihati

CDB Yudistira, Jurnalis · Sabtu 09 Desember 2017 16:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 09 525 1827843 motif-pembunuhan-siswa-smk-di-bandung-pelaku-sakit-hati-karena-sering-dinasihati-aFSJd2qreV.jpg Lokasi pembunuhan pelajar SMK di Bandung (Foto: CDB/Okezone)

BANDUNG - Dari hasil penyelidikan terhadap P (17), pelaku pembunuhan berencana terhadap Fahmi Amrizal (18) diketahui dilatarbelakangi karena motif sakit hati kepada korban.

"Pelaku ini sakit hari sudah lama dengan korban," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo, saat gelar ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (9/12/2017).

Hendro menjelaskan, korban dan pelaku merupakan sahabat sejak lama. Namun, pelaku merasa sakit hati karena korban sering menasihati pelaku. "Pelaku tak terima omongan korban," jelasnya.

Rasa sakit hati pelaku pun memuncak. Pelaku pun merencanakan untuk mengeksekusi lakukan mengeksekusi korban.

(Baca Juga: Pembunuh Siswa SMK di Bandung Ternyata Sahabatnya Sendiri)

Polisi pun berhasil mengukap kematian Fahmi tak lebih dari 24 jam. Saat ini polisi telah mendalami dan juga pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku, dengan kerjasama bersama pihak Bapas, karena korban masih di bawah umur.

Dari pengungkapan kematian Fahmi, polisi berhasil mengamankan barang bukti yang di antaranya pisau yang digunakan pelaku saat mengeksekusi korban, beberapa ponsel, serta pakaian korban dan pelaku yang di gunakan saat malam kejadian dan juga motor milik korban.

Saat kejadian pada Rabu 6 Desember 2017 malam, sambungnya, korban dengan pelaku bersama teman-teman di SMK Dirgantara untuk makan malam bersama di sekolahnya.

Namun saat berkumpul di sekolah, pelaku mengajak korban untuk membeli minuman air galon. "Sebelum sampai ke tukang galon, di perjalanan korban yang berbocengan dengan pelaku langsung dicekik dan kemudian pelaku menusukkan pisau yang sudah dibawa pelaku ke arah dada korban," kata Hendro.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini