Share

Kepolisian Swedia Tangkap 3 Terduga Pelempar Molotov ke Sinagoga Yahudi

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Senin 11 Desember 2017 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 11 18 1828258 3-orang-ditangkap-diduga-lempari-sinagoga-yahudi-dengan-molotov-lyKnG4KUuE.JPG Polisi Swedia berjaga di depan sinagoga Yahudi yang dilempari molotov (Foto: Reuters)

GOTEBORG – Kepolisian Swedia berhasil menangkap tiga orang yang diduga hendak membakar rumah ibadah umat Yahudi atau sinagoga di Goteborg. Beruntung, tidak ada orang yang terluka dalam pelemparan bom molotov tersebut pada Sabtu 9 Desember malam waktu setempat.

Saksi mata, Allan Stutzinsky menuturkan, puluhan pemuda bertopeng melempari sinagoga dengan bom molotov. Namun, aksi tersebut tidak sampai menghancurkan bangunan rumah ibadah. Perdana Menteri (PM) Stefan Lofven mengaku sedih mendengar kabar tersebut.

“Saya sangat sedih atas serangan terhadap sebuah sinagoga di Goteborg dan meminta semua pihak menghentikan kekerasan terhadap Yahudi dalam demonstrasi di Malmo. Tidak ada tempat untuk sentimen anti-Semit di masyarakat kita. Para pelaku akan diusut secara hukum,” tegas PM Stefan Lofven, melansir dari Time, Senin (11/12/2017).

Ia mendesak agar semua ‘pasukan demokratis’ di Swedia untuk bekerja sama menciptakan masyarakat yang toleran dan terbuka sehingga semua orang bisa merasa aman tinggal di Negeri Viking.

Sebelumnya, terjadi unjuk rasa sekira 200 orang di Malmo pada Jumat 8 Desember malam waktu setempat. Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan anti-Yahudi serta mengibarkan bendera Palestina untuk memprotes pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Menteri Luar Negeri Swedia, Margot Wallstrom, mengecam para pengunjuk rasa yang meminta agar orang-orang Yahudi dibunuh saja. Menurutnya, slogan tersebut sangat tidak bisa diterima.

Sementara itu, Kongres Yahudi Eropa mengatakan sangat tidak bisa diterima bahwa orang-orang Yahudi menjadi target serangan di seluruh Eropa. Mereka mendesak agar pemerintah Swedia dan negara-negara Eropa lain untuk mengambil langkah tegas guna menghukum para tersangka.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini