Image

72 Tahun Merdeka, Pendidikan Indonesia Masih Sangat Memprihatinkan

Elva Mustika Rini, Jurnalis · Senin 11 Desember 2017, 12:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 11 65 1828430 kaleidoskop-2017-pendidikan-indonesia-masih-sangat-memprihatinkan-YDQrxD16oi.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

JAKARTA – Jelang akhir tahun, masih ada sejumlah masalah yang menjadi catatan dalam dunia pendidikan di Tanah Air.

Pengamat Pendidikan, Doni Koesoema menilai, kualitas pendidikan di Indonesia tidak bisa dinilai baik atau buruk. Hanya bila dibandingkan, kualitasnya bisa dibilang relatif.

“Kualitas pendidikan relatif, tidak bisa dipukul rata. Sangat variasi. Bila dibandingkan dengan internasional, masih sangat memprihatinkan,” ucapnya kepada Okezone, Senin (11/12/2017).

Masalahnya, Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang memiliki perbedaan tingkat infrastruktur, transportasi, ekonomi yang belum merata. Sehingga untuk menentukan kualitas pendidikan di Tanah Air tidak bisa disentralisasi.

“Ada yang sangat maju, ada yang tertinggal. Yang tertinggal itu berada di pelosok, dengan sedikit tenaga guru,” sambungnya.

(Baca juga: Kuliah Sambil Kerja, Manajemen Waktu Jadi Kunci Utama Emil Faizza)

Doni mengakui pemerintah telah berusaha meningkatkan kualitas pendidikan di beberapa daerah Indonesia seperti NTT, Papua, dan lainnya baik dalam bentuk sarana prasarana, maupun kualitas guru. Kendati demikian, ia menilai tenaga guru harus diberikan pelatihan yang lebih ‘kelihatan’.

“Indonesia memiliki sekira 3 juta tenaga guru, setengahnya masih di bawah standar,” imbuhnya.

Ia menambahkan, banyaknya tenaga guru dapat dikatakan percuma jika tidak diiringi dengan kualitas yang baik. Sebab itu, Doni menilai perlu adanya peran pemerintah dalam menyelenggarakan pelatihan kepada guru di lembaga pendidikan yang jauh dari Ibu Kota.

“Untuk menciptkan guru kompeten, diperlukan pengembangan terhadap guru seperti pelatihan online, dan sebagainya. Seringnya, pelatihan hanya dilakukan di sekolah rekomendasi. Ke depan harus dilakukan di daerah-daerah yang masih tertinggal,” tandasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini