nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengemis di China Terima Sedekah Secara Digital

Febrianto, Jurnalis · Rabu 13 Desember 2017 06:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 12 18 1829003 pengemis-di-china-terima-sedekah-secara-digital-w8JEThYPBQ.png

JINAN - Perangkat mobile sepertinya sudah sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya seperti yang terjadi di China. Pengemis di sana telah menyiapkan smartphone untuk melakukan transaksi digital menggunakan kode QR bagi masyarakat yang mau bersedekah.

Media lokal menuliskan, keberadaan pengemis yang menggunakan smartphone ditemukan di kota Jinan, Provinsi Shandong. Tidak hanya satu, mereka tersebar di daerah yang banyak terdapat turis, sambil memegang mangkuk kue yang berisi cetakan barcode. Siapa pun dapat menggunakan dengan aplikasi Alipay, Dompet WeChat, atau beberapa aplikasi pembayaran seluler lainnya, dengan cara memindai kode dan langsung memberikan sedekah.

Ada salah satu pengemis yang menangkap perhatian media, dimana seorang pria dengan masalah mental dan dan menyiapkan kode QR yang dibuat oleh keluarganya untuk membantunya.

Karena orang yang lewat sebenarnya tidak harus memberikan uang, mereka tidak terlalu sulit untuk dibujuk. Namun, setiap pengemis mendapatkan sedekah dari hasil pemindaian QR, bernilai antara 0,7 sampai 1,5 yuan (USD0,10 sampai USD0,22). Bila pengemis bekerja selama 45 jam selama seminggu, maka akan mendapatkan 4.536 yuan (USD685) atau sekitar Rp8,5 juta.

Namun, ada yang menduga kode QR pengemis memiliki tujuan lain selain menghasilkan pendapatan. Menurut perusahaan pemasaran digital China Channel, banyak pengemis di Beijing menerima pembayaran dari bisnis lokal untuk setiap kode QR yang dipindai oleh orang yang lewat.

Perusahaan menggunakan pemindaian ini untuk mengumpulkan data orang dari profil WeChat, lalu menjual ID tersebut cukup banyak untuk bisnis kecil. Yang terakhir menggunakan informasi tersebut untuk membombardir pengguna dengan iklan dalam aplikasi yang tidak diminta.

Pengemis yang menggunakan teknologi digital bukanlah yang pertama kali. Beberapa tahun yang lalu, pengemis profesional Damien Preston-Booth menjadi berita utama karena menerima orang yang masu sedekah dengan menggunakan kartu kredit. (feb)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini