Image

Korban Penembakan KKB di Jalan Trans Papua Dievakuasi Pakai Helikopter

Edy Siswanto, Jurnalis · Rabu 13 Desember 2017 16:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 13 340 1829787 korban-penembakan-kkb-di-jalan-trans-papua-dievakuasi-pakai-helikopter-YDfhEOm44H.jpg Ilustrasi Penembakan (foto: Shutterstock)

JAYAPURA - Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Muhammad Aidi mengatakan, kedua korban penghadangan dan penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terjadi di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga telah dievakuasi ke Wamena, Jayawijaya.

"Evakuasi keduanya dilakukan pagi tadi sekitar pukul 10.50 WIT menggunakan Heli Jenis Evilif Asian One PK - 1 TA. Dan langsung dibawa le RSUD Wamena," kata Aidi, Rabu (13/12/2017).

(Baca Juga: Satu Pekerja Jalan Trans Papua Ditembak Mati KKB, Satu TNI Dibuang ke Jurang)

Sementara tindakan medis yang dilakukan, kata Aidi, korban meninggal dunia atas nama Yovico Sondak (34) langsung di visum.

"Dari hasil visum jenazah korban diperoleh keterangan terdapat luka pada pipi sebelah kiri dengan diameter 8 ×1 cm, luka pada tulang pipi kiri dengan diameter 0,5 × 0,5 cm, dan pada sudut mulut bagian kanan terdapat luka robek dengan diameter 1,3 × 0,3 cm, juga di bawah telinga sebelah kanan terdapat luka dengan diameter 1 × 0,7 cm, selain itu terdapat luka di leher bagian belakang sebelah kiri dengan diameter 0,5 × 0,5 cm," terangnya.

(Baca Juga: KKB Tembaki Mapolres Lanny Jaya, Pemkab Kumpulkan Pilot Agar Tak Bernasib Serupa)

Sementara Prada Didimus saat ini masih dirawat di ruang UGD. Dan rencananya akan dievakuasi hari ini ke Jayapura. Sementara korban meninggal dunia, rencananya esok akan dievakuasi dari Wamena menuju Jayapura dengan menggunakan pesawat kargo Trigana Air.

Aidi menjelaskan saat penghadangan itu, kelompok tersebut menodong keduanya dengan senjata api jenis pistol. "Pada saat itu Prada Didimus ditodong dengan mengunakan pistol kemudian senjatanya direbut, ditendang dan dibuang ke jurang sampai pingsan, untuk operator Vicko ditodong dengan menggunakan senjata AK dan diseret ke hutan oleh OTK tersebut,"  pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini