Image

Buku Ajar Sering Terjadi Salah Konten, Kemdikbud Akan Sertifikasi Penulis

Elva Mustika Rini, Jurnalis · Kamis 14 Desember 2017 17:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 14 65 1830400 buku-ajar-sering-terjadi-salah-konten-kemdikbud-akan-sertifikasi-penulis-2ECEklSEzy.jpg Foto: Shutterstock

JAKARTA – Melihat adanya kesalahan dalam isi konten buku IPS Sekolah Dasar (SD) yang memuat Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menilai sertifikasi penulis sebagai langkah pertama yang harus dibuat untuk menghindari kesalahan serupa.

“Ini pelajaran. Berulang-ulang kesalahan terjadi karena perlu adanya sertifikasi penulis,” ucap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemdikbud Totok Suprayitno dalam jumpa pers di Kemdikbud, Kamis (14/12/2017).

Totok mengakui tidak ada kesempurnaan, oleh karenanya peningkatan kualitas penulis dianggap level dasar yang mampu menghindari kekeliruan konten buku pelajaran yang terlanjur beredar.

“Level terdasar terletak pada penulisnya. Karena itu, kami merencanakan sertifikasi penulis, sehingga yang bisa menulis buku pelajaran hanya penulis yang certified,” imbuhnya.

(Baca juga: Sebut Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, KPAI AKan Panggil Penerbit Yudhistira)

Sertifikasi penulis masuk dalam rancangan kerja Kemdikbud dalam mengawasi peredaran buku pelajaran ke depan. Meskipun baru akan dibahas, ide ini sudah direncanakan untuk masuk ke dalam Peraturan Pemerintah (PP).

“Sertified penulis saat ini sedang kami rancang PP-nya. Ini masih rancana, persisnya belum tahu. Tapi sedang dibicarakan,” terangnya.

Tujuan utama dibuatnya sertifikasi ialah sebagai standar dan filter pertama kualitas buku yang dihasilkan. Sehingga, dalam melakukan pengawasan ke depan tidak terlalu riskan.

Baru-baru ini, ditemukan buku ajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang memuat kekeliruan dengan mencantumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. KPAI berencana memanggil Penerbit Yudhistira pada Senin 18 Desember 2017.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini