nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Salah Konten, Kemdikbud Akan Atur Tata Kelola Buku Teks Pelajaran

Elva Mustika Rini, Jurnalis · Kamis 14 Desember 2017 18:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 14 65 1830442 sering-salah-konten-kemdikbud-akan-atur-tata-kelola-buku-teks-pelajaran-bDa7uuqnqG.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

JAKARTA – Terkait kesalahan konten yang kerap terjadi berulang kali, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tidak hanya berencana membuat sertifikasi penulis, tetapi juga sertifikasi penilai dan reviewer.

“Reviewer biasanya guru. Tidak hanya guru, tetapi juga diujicobakan ke siswa,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemdikbud Totok Suprayitno dalam jumpa pers di Kemdikbud, Kamis (14/12/2017).

Naskah buku pelajaran yang masih berbentuk draft, rencananya akan dialihkan ke reviewer untu dinilai kelayakannya. Sistem ini, lanjut Totok, sebenarnya sudah diterapkan di beberapa negara. Meski begitu, masih banyak hal yang perlu dipikirkan dalam rencana ini. Pasalnya, sistem reviewer malah tinggi risiko menimbulkan kontroversi.

“Tapi, ini bisa menimbulkan kontroversi. Misalnya, cuma draft lalu masih ada kesalahan. Ada yang merekam, jadi viral di medsos. Nanti, disangka buku pelajaran yang dipakai salah. Padahal baru review,” terangnya.

(Baca juga: Buku Ajar Sering Salah Konten, Kemdikbud Akan Sertifikasi Penulis)

Untuk itu, sambung dia, Kemdikbud memerlukan waktu dalam menerapkan step-by-step rancangan pengawasan buku pelajaran dan memperbaiki tata kelola. Prioritas utama kali ini adalah menciptakan sertifikasi penulis. Namun untuk itu juga perlu waktu.

“Kita menulis perlu waktu yang memadai. Untuk melihat segala macam literatur juga diperlukan waktu. Perlu diperbaiki tata kelolanya,” tutupnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini