Image

Berkenalan dengan Ojek, Buaya "Gendut" yang Dilepas Liar di Halaman Rumah

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Senin 18 Desember 2017 16:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 18 338 1832198 berkenalan-dengan-ojek-buaya-gendut-yang-dilepas-liar-di-halaman-rumah-yCGBqupDqe.jpg

BOGOR - Buaya adalah salah satu binatang buas dari zaman purba yang masih hidup sampai sekarang. Binatang yang masuk klasifikasi reptil tersebut dapat hidup di dua alam berbeda yakni daratan dan perairan.

Tubuhnya yang besar serta memiliki gigi-gigi tajam membuat binatang apapun termasuk manusia yang melihat buaya di alam bebas pasti memilih untuk mengihidar dari pada berurusan dengannya.

Namun, hal itu tidak berlaku bagi satu keluarga di RT 04 RW 01, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat yang sudah hidup berdampingan bersama buaya selama 20 tahun.

'Ojek', begitu panggilan sang pemilik buaya Muhamad Irwan kepada buaya peliharannya tersebut. Buaya berukuran 2 meter berbobot mencapai 200 kilogram ini dipelihara Irwan di kolam kecil samping rumahnya.

Menurut paman Irwan, Endang Priyatna mengatakan buaya jenis air tawar itu sudah dipelihara Irwan sekitar 20 tahun yang lalu. Irwan mendapat Ojek di pesisir Pantai Pangandaran, Jawa Barat.

"Dulu ponakan saya kerja di Pangandaran. Saat main ke pantai, ada anak-anak nelayan mau memotong Ojek karena dikiria bayi biawak. Tapi akhirnya dibeli dan dibawa ke rumah," katanya, Senin (18/12/2017).

Setibanya di rumah, Irwan kemudian membuatkan aquarium kecil untuk memelihara Ojek. Setelah bertahun-tahun lamanya, tubuh Ojek pun semakin membesar. Bahkan, tubuh Ojek seperti obesitas.

"Dulu mah kecil seperti tokek, sekarang udah besar banget. Badannya ngelebar kegemukan gitu. Kalau jalan juga susah dia. Makannya ikan mas hidup warna hitam, engga dikasih makan daging," paparnya.

Endang menjelaskan, Ojek diberi makan ikan mas segar sebanyak 2,5 kilogram dua kali dalam seminggu. Menurutnya, pemberian makan Ojek berupa ikan itu membuat Ojek menjadi sangat jinak.

"Dari dulu memang dikasih keponakan saya makan ikan, bukan daging jadi itu salah satu Ojek jadi jinak. Dia juga maunya ikan mas segar yang masih hidup dan warna hitam yang lain enggak mau," jelasnya.

Endang menambahakan, kedekatan Irwan dengan binatang peliharaannya itu bagaikan ayah dan anak. Irwan yang kini memiliki istri dan dua anak itu juga tidak segan untuk memandikan Ojek diwaktu luang.

"Mereka udah seperti ayah sama anak. Bahkan bisa dikatakan lebih sayang sama Ojek dari pada sama keluarga. Kalau dia libur sebulan sekali si Ojek dimandiin, sampai disikat giginya," ungkap Endang.

Ikatan batin yang terjalin antara Irwan dengan Ojek pun juga dibuktikan dengan beberapa perilakunya saat kesepian ditinggal sang pemilik. Bahkan, Ojek kerap cemburu jika Irwan memegang binatang lain.

"Di rumah juga banyak hewan ada yang biawak beratnya sekitar 40 kilogram. Kalau Irwan ketahuan megang biawak samasi Ojek, dia suka cemburu ngejar biawak tapi enggak dimakan," ucapnya.

Kejinakan Ojek pun rupanya sempat membuatnya pernah bermain dalam film buaya putih di salah satu televisi swasta. Namun karena Ojek diperlakukan kasar, Irwan memustus kontrak dengan film tersebut.

"Pas Ojek enggak sebesar ini pernah main film Buaya Putih. Tapi waktu itu Ojek dilempar sama krunya, akhirnya Irwan marah langsung dibawa pulang. Sampai nangis minta maaf ke Ojek," terang Endang.

Meski demikan, Endang pun terkadang merasa khawatir kepada Ojek jika sewktu-waktu sifat buasnya keluar. Mengingat, Ojek tinggal berdampingan satu rumah dengan anak istri serta ibunya Munarsih.

"Ya khawatir pasti ada, namnya buaya kan tetap judulnya hewan buas. Tapi alhamdulillah selama tinggal di sini Ojek tidak pernah membahayakan apalagi nyerang orang di rumah," tandasnya.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini