nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sepanjang Tahun 2017, Polda Babel Ungkap 286 Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Arsan Mailanto, Jurnalis · Kamis 21 Desember 2017 21:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 21 340 1834234 sepanjang-tahun-2017-polda-babel-ungkap-286-kasus-penyalahgunaan-narkotika-eRqbTcckG5.jpg Polda Babel saat rilis kasus penyalahgunaan narkoba (Foto: Arsan mailanto/Okezone)

PANGKALPINANG - Kepolisian Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengungkap sebanyak 286 kasus peredaran narkoba sepanjang 2017. Hal tersebut diungkapkan dalam Operasi Tertib Menumbing 2017 yang digelar di Mapolda Babel menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Syaiful Zachri mengatakan, sepanjang tahun 2017 jajaran Polda Babel berhasil mengungkap sebanyak 286 kasus penyalahgunaan narkotika dengan 378 tersangka. Dengan rincian 354 tersangka laki-laki dan 24 tersangka perempuan di mana 195 orang diantaranya yang dibekuk merupakan DPO.

"Jadi sepanjang 2017 ini ada 286 kasus penyalahgunaan narkoba, petugas berhasil mengamankan 378 tersangka, rinciannya 354 tersangka laki-laki dan 24 tersangka perempuan. Ada 195 orang itu ditangkap merupakan daftar pencarian orang atau DPO," ujarnya kepada awak media disela konferensi pers Operasi Tertib Menumbing 2017 di Pangkalpinang, Kamis (21/12/2017).

 (Baca: Bareskrim Gagalkan Peredaran Sabu 100 Kg untuk Malam Tahun Baru)

Sementara dari para pelaku tersebut 56 pengguna narkoba yang dibekuk dilakukan rehabilitasi dalam hal ini Polda bekerjasama dengan BNN Provinsi Bangka Belitung.

Diketahui barang bukti narkotika yang diamankan oleh petugas adalah 802,42 gram sabu-sabu, 1,240,06 gram ganja, 139 butir ekstasi, 5,337 obat berbahaya, 293 unit handphone, uang senilai Rp99.096.000, motor 88 unit, dan 14 unit mobil.

"Kalau untuk pelaku narkotika hampir sama diwilayah lainnya, kita selalu koordinasi untuk tidak mentolerir adanya peredaran narkoba di manapun itu dan diharapkan agar tindak kejahatan di Bangka Belitung dapat diminimalisir," tegasnya.

Tak hanya itu, dalam Operasi Tertib Menumbing 2017 jelang Natal dan Tahun Baru, jajaran Polda juga berhasil meringkus sebanyak 22 orang tersangka yang dibekuk. Dari 22 orang tersebut merupakan pelaku pencurian seperti curat, curas, dan curanmor dengan rincian 9 orang diantaranya adalah target operasi (TO).

 (Baca juga: Jualan Narkoba Cair, Diskotek MG Raup Keuntungan Rp70 Juta Permalam)

Dari tangan pelaku pencurian barang bukti yang diamankan adalah 10 unit motor, 4 unit telepon genggam, 2 unit laptop, televis, kamera, dan berbagai curian lainnya.

Syaiful Zachri menambahkan, dalam gelar tersangka dan barang bukti 22 orang yang diamankan ini adalah para pelaku pencurian seperti curat, curas, dan curanmor dengan 9 rincian 9 orang merupakan target operasi (TO) dan 23 orang tidak TO.

"Barang bukti kejahatan yang diamankan seperti 10 unit motor, 4 buah handphone, 2 unit laptop, kamera, televisi, dan uang senilai Rp1.1770.000 serta 27 kampel pasir timah, dan berbagai barang curian lainnya," terangnya.

Kata dia, jajarannya terus menerus berupaya melakukan pengungkapan kasus-kasus kejahatan terutama menjelang Natal dan Tahun Baru ini. Terutama kasus pencurian yang masih terus terjadi dan juga peran serta masyarakat ikut berpartisipasi agar tidak terjadi kejahatan.

"Kita terus berupaya melakukan pengungkapan kasus kejahatan, namun masyarakat juga turut serta diharapkan dapat berpartisipasi mengantisipasi supaya tidak terjadi korban kejahatan," imbuhnya.

Antisipasi itu lanjut Syaiful, seperti memberi pengamanan tambahan untuk kendaraan yang diparkir atau rumah yang akan ditinggal pada saat liburan jelang Natal dan Tahun Baru ini.

"Atau tidak menggunakan barang-barang yang berlebihan, sehingga dapat mengundang pelaku aksi kejahatan, dan bisa juga menghindari kawasan rawan kejahatan sepi yang bisa dijadikan para pelaku beraksi," tukasnya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini