Karangan Bunga Hampir Buat Pengantin Wanita Menjadi Buta

Febrianto, Okezone · Sabtu 23 Desember 2017 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 22 18 1834762 karangan-bunga-hampir-buat-pengantin-wanita-menjadi-buta-Y0shlIpqFT.png Christine Jo Miller jalani perawatan (Foto: Instagram Christine Miller)

LINCOLN - Prosesi pernikahan selalu membawa suasana yang sakral. Bahkan tak jarang dalam acara pernikahan, banyak pengantin menangis haru bercampur gembira.

Hal ini dialami Christine Jo Miller, pengantin wanita Lincoln, Nebraska, yang berlinang air mata saat pernikahannya. Namun air mata yang menetes bukan kegembiraan, namun akibat racun dari bunga yang dibawanya.

Kejadian berawal ketika Miller mempersiapkan pernikahan dengan kekasihnya sejak perguruan tinggi bernama Jonathan pada September lalu. Dia berpikir membuat rangkaian menggunakan bunga yang diambil dari sebidang tanah.

Pandangan Miller tertuju pada bunga yang biasa disebut bunga salju di atas gunung. Jenis bunga ini yang menarik perhatian Miller, karena terkenal dengan mekar putihnya yang indah.

Usai dirangkai, tibalah saat pernikahan dirinya. Miller membawa bunga tersebut, namun tak mengetahui bahwa bunga tersebut dikenal karena beracun.

Saat membawa bunga, Miller tak menyadari bahwa residu getahnya masih berada di tangannya. Racun bunga telah menyebar ke wajah hingga matanya. Dan akhirnya mencuci wajahnya karena rasa perih yang tak terhingga.

Gaun pengantin putih Miller kontras dengan merah merona dan bergelombang di wajahnya. Matanya terbelalak dan dia khawatir dia akan menjadi buta.

"Saya sangat kesakitan. Tidak ada yang tahu harus berbuat apa," kata Miller saat diwawancara Inside Edition.

"Saya benar-benar tidak dapat melihat suami saya saat saya mengucapkan janji suci karena penglihatan saya menjadi kabur," katanya kepada HuffPost melalui email.

Dirinya menambahkan, Pastor yang menikahkannya, mempersingkat waktu saat menikahkan. "Tergesa-gesa karena rasa sakit yang saya alami, "kata Miller.

Usai ucap janji suci, matanya sangat bengkak sehingga ibunya membawanya ke sebuah klinik darurat terdekat, dan meninggalkan acara pesta pernihakan.

Akhirnya, Miller menerima obat tetes mata, obat penghilang rasa sakit dan suntikan steroid, dan sampai pada resepsi terlambat tiga setengah jam.

Ketika pasangan itu tiba, Miller tidak lagi mengenakan gaun pengantin putihnya, malah mengenakan celana piyama dan sebuah baju yang ditemukan Jonathan di Target yang bertuliskan "Mempelai Wanita".

"Saya tidak mengenakan gaun saya ke resepsi terutama karena saya benar-benar buta dan tersandung karena saya tidak dapat melihat ke mana saya berjalan," Miller menjelaskan. (feb)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini